― Advertisement ―

Pangdam I/BB Hadiri Pengungkapan 1.160 Paket Ketamine di Kapal Tanker Global 168

MEDAN,wirafokus.com— Aparat gabungan mengungkap dugaan penyelundupan narkotika jenis ketamine yang diangkut kapal tanker Global 168. Sebanyak 1.160 paket yang masing-masing disebut berbobot sekitar satu...
BerandaPeristiwaKereta Api Barang Parcel Selatan Menyambar Pejalan Kaki

Kereta Api Barang Parcel Selatan Menyambar Pejalan Kaki

Naas menimpa seorang ibu-ibu asal Jl. Kalibokor Kencana 4/18 Kel. Pucangsewu, Kec. Wonokromo, saat berjalan dekat perlintasan rel kereta api Jl. Ngagel Kb. Sari II, Ngagelrejo, Kec. Wonokromo Surabaya, atas nama korban Almaul Qoriyah (40th).
Surabaya,wirafokus.com- Naas menimpa seorang ibu-ibu asal Jl. Kalibokor Kencana 4/18 Kel. Pucangsewu, Kec. Wonokromo, saat berjalan dekat perlintasan rel kereta api Jl. Ngagel Kb. Sari II, Ngagelrejo, Kec. Wonokromo Surabaya, atas nama korban Almaul Qoriyah (40th).

Untuk kronologi, menurut keterangan warga sekitar serta suami korban mengatakan,”belum tau pastinya bagaimana kejadian tersebut, namun saat setelah kereta api Parcel Selatan sudah lewat, warga mengetahui ada seseorang tergeletak, sehingga saat tahu kalau itu istri saya, maka warga menghubungi saya dan ternyata benar, itu istri saya, dan warga segera melaporkan kejadian tersebut melalui comment center 112, untuk meminta bantuan dalam evakuasi terhadap korban,” ucapnya.

Petugas BPBD segera mendatangi lokasi dan menggali serta menyesuaikan proses, tak lama kemudian tim Anggota INAFIS Polrestabes Surabaya juga datang ke TKP untuk melakukan identifikasi terhadap jenazah, setelah selesai dilakukan identifikasi, maka korban segera dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr Soetomo Surabaya, dengan dibawa oleh Ambulance Dinas Sosial.

Sebagian anggota atau tim khusus juga melakukan pengamanan sekitar lokasi.

Petugas yang menangani kasus tersebut adalah pihak BPBD kota Surabaya, Dinas Sosial Kota, Anggota INAFIS Polrestabes Surabaya, anggota Polsek Wonokromo, Babinsa Ngagel, Polsuska, Satpol PP Kota Surabaya, dan Praja Wonokromo.

Proses evakuasi terhadap jenazah berlangsung aman dan kondusif. (dwiw)