
Surabaya,wirafokus.com– Polrestabes Surabaya melaksanakan pemusnahan barang bukti narkoba pada pagi ini bersama laboratorium forensik, Senin (30/12), sekira pukul 09.00 WIB.
Proses ini diawali dengan pemberian penghargaan kepada anggota Polrestabes Surabaya dan juga kepada warga sipil yang telah membantu dalam penangkapan pembunuhan seorang driver online di TKP Gunung Anyar Surabaya.
Selanjutnya kedua dilakukan pemeriksaan forensik ketat yang sesuai dengan standar nasional ISO 17025, menggunakan metode dan alat canggih untuk memastikan keaslian barang bukti.
Barang bukti yang dimusnahkan meliputi sabu dan ganja. Pemeriksaan dilakukan menggunakan alat JCMS (alat uji narkoba dengan akurasi 90%) dan cairan reaksi cepat, seperti Marki dan Simon untuk sabu, serta cairan khusus untuk ganja.
Pada pengujian sabu, sampel menunjukkan perubahan warna menjadi coklat saat ditetesi cairan Marki dan biru saat ditetesi cairan Simon, yang mengonfirmasi kandungan metamfetamin. Pengujian lanjutan dengan perangkat infrared portable juga menguatkan hasil tersebut.
Sementara itu, pengujian ganja dengan cairan khusus untuk memeriksa Narkotika di berbagai jenis yang menghasilkan perubahan warna menjadi ungu kemerahan, yang menjadi indikasi kuat bahwa sampel tersebut adalah ganja asli.
Proses pemusnahan dilakukan dengan pengawasan ketat dan mematuhi prosedur hukum yang berlaku, disaksikan oleh berbagai pihak untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga langkah ini dapat memberikan efek jera bagi para pelaku penyalahgunaan narkoba,” ujar perwakilan kepolisian dalam sambutannya.
Kegiatan ini merupakan bukti komitmen Polrestabes Surabaya dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polrestabes Surabaya. (dwiw)
