Insert foto : Walikota Surabaya Tri Rismaharini melakukan pemukulam gong sekalgus membuka pameran Surabaya Great Expo 2018.
Surabaya, wirafokus.com – Untuk mengembalikan minat belanja warga Surabaya akibat tragedi bom, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bekerja sama dengan Asosiasi Perusahaan Penyelenggara Pameran dan Konvensi Indonesia (ASPERAPI) DPD Jatim mengadakan pameran UMKM.
Acara yang berlangsung di Atrium Mall Grand City Surabaya, dengan mengambil tema Surabaya Great Expo 2018 dan dibuka langsung oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini didampingi oleh pihak PT Debindo Mitra Tama selaku perusahaan yang ditunjuk oleh ASPERAP DPDJatim, dilanjutkan dengan pemukulan gong, Jumat, (10/08/18)
Acara Surabaya Great Expo ke-9 yang rencananya akan digelar hingga Selasa (14/08/18) diikuti oleh 83 UMKM binaan, produk yang dipamerkan mulai dari kain batik, sepatu, aksesoris, hingga kopi yang tertata rapi.
“Pada awal 2010 daya beli warga Surabaya sangat rendah. Yakni dari daya beli yang rendah berada dikisaran 43%, yang sedang berkisar 42%, dan sisanya berada didaya beli yang tinggi kurang dari 20%. Namun, pada tahun 2016 lalu data dari survey meningkat derastis dari daya beli rendah 8%, daya beli sedang 41%, dan sisanya berada di daya beli tinggi,” ujar Risma saat memberi sambutan.
Setelah memberikan sambutan Risma berkeliling melihat booth yang memamerkan produk UMKM.

Risma optimis tahun ini minat belanja masyarakat akan sangat pesat. Karena, pada bulan ini juga diadakan Surabaya Marathon. (adi)
