― Advertisement ―

Luar Biasa! Perwakilan Bangkalan Borong 1 Emas, 2 Perak, 3 Perunggu di Kejurprov II Woodball Jatim

BANGKALAN,wirafokus.com- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kabupaten Bangkalan. Perwakilan Bangkalan berhasil membawa pulang 1 medali emas, 2 medali perak, dan 3 medali perunggu dalam ajang...
BerandaHukum & KriminalDugaan Kasus Meninggalnya Tersangka Curanmor Masih Belum tahu Penyebabnya, Pihak Polsek Simokerto...

Dugaan Kasus Meninggalnya Tersangka Curanmor Masih Belum tahu Penyebabnya, Pihak Polsek Simokerto Membenarkan adanya Tersangka Meninggal Dunia

Tersangka A dalam Kasus Curanmor saat sebelum meninggal dunia dan setelah meninggal dunia

Surabaya,wirafokus.com- Kejadian di Polsek Simokerto terkait dengan meninggalnya tersangka (TSK) inisial A dalam kasus curanmor yang terjadi di Jl. Sidodadi pada Selasa (5/9) sekitar sore hari, kini hanya tinggal nama serta menjadikan kesedihan bagi keluarga almarhum A yang ditinggalkan.

Terbukti dengan ditangkapnya A, bahwa diketahui sedang melakukan pencurian kendaraan bermotor bersama kawannya milik warga sekitar Jl. Sidodadi Surabaya.

Akhirnya A yang diduga pelaku yang kini sudah meninggal dunia berasal dari Madura mendapatkan perlakuan oleh warga yang diduga di massa oleh warga tersebut. Kabarnya pelaku A Meninggal dunia di rumah sakit Soewandi.

Menurut keterangan Kanitreskrim Ipda Lutfi saat dikonfirmasi melalui whatshapp membenarkan dan mengatakan dalam isi chat, sebelum menjawab, awak media menanyakan,”Selamat pagi Komandan…, ijin siap salah…, hari ini apa ada dugaan TSK meninggal dalam tahanan…?
Ijin siap salah Komandan ku,” konfirmasi awak media dengan Kanitreskrim Polsek Simokerto.

Dan Kanitreskrim Polsek Simokerto Ipda Lutfi mengatakan,”Bukan mas…di Rs Soewandi,” jawabnya.

Dengan jawaban tersebut awak media juga meyakinkan kasus tersebut kepada Kapolsek Simokerto Kompol A.R. Dwi Nugroho dengan pertanyaan yang sama, dan mengatakan,”Bukan tahanan mas, penyerahan pelaku curanmor, Mhn waktu yaa, sampeyan dmn,” jawabnya melalui whatsapp.

Namun sampai berita ini dinaikkan, Kapolsek Simokerto tidak menanggapi kelanjutan dengan kata mohon waktunya, entah kenapa.

Sedang dan dari beredarnya photo pelaku atau tersangka saat menemui ajalnya, terlihat segar bugar, dengan mata tertutup lakban, kedua tangan diborgol, sambil duduk bersimpuh disebelah kursi. Dan suatu hal yang mustahil kalaupun tersangka A secara tiba-tiba mengalami sesuatu yang akhirnya terjadi hal yang tidak diinginkan yaitu tersangka A meninggal dunia secara mendadak.

Dan dalam sebuah photo yang tersebar setelah tersangka A meninggal, terdapatlah luka lebam dekat mata almarhum tersangka A.

Inilah yang jadi pertanyaan, apakah setiap pelaku tindak kriminal saat ditangkap oleh petugas mesti dilakukan penyiksaan agar si pelaku mengakui perbuatannya.

(dwiw)