― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaEkonomi & BisnisH.La'Nyalla M.Matalliti " Santri Harus bisa jadi Pengusaha Handal.

H.La’Nyalla M.Matalliti ” Santri Harus bisa jadi Pengusaha Handal.

Ponorogo wirafokus.com:

Temu Bisnis pesantren yang digelar Bank Indonesia,Jum’at (25/08/17)di Universitas Darusallam Gontor Ponorogo di hadiri Ketua Kadin Jatim H.La’Nyalla Mahmud Matalliti di sambut antusias para santri.

Menurut “Jamhadi” juru bicara Pak Nyalla,sudah saatnya Santri Jawa Timur menjadi Pengusaha yang Handal,berkwalitas dan berkelas go international sekaligus beretika.
Para Santri nantinya bisa menjadi pengerak perekonomian Bangsa untuk mewujudkan kemandirian serta kemakmuran umat .

H.La Nyalla M.Matalliti akan selalu mengsuport dan siap membamtu santri agar bisa memasuki pasar Nasional bahkan sampai ekspor.
Semua masyarakat Jawa Timur sudah tau sosok Ketua Kadin Jatim ” Pak La’Nyalla yang sangat dekat dengan masyarakat Jatim dan sudah mempunyai rekam jejak panjang dalam membina banyak UMKM , itu sangat cocok untuk diterapkan dalam konteks pesantren, mengingat Jatim ini basisnya pesantren.

Dari ribuan pesantren itu, tiap tahun ada puluhan ribu alumnus yang siap untuk kita bina jadi pengusaha yang sukses dan handal nantinya.

para santri itu jangan hanya lulus sebagai santri dengan bekal agama yang luar biasa, tapi juga mempunyai spirit kewirausahaan.
Ini bukan semata-mata soal mencari uang lho, tapi bagaimana mewujudkan ekonomi yang berkah bagi umat.
Nabi Muhammad juga mengajarkan kita untuk mandiri secara ekonomi.
Pak La Nyalla dengan instrumen organisasinya siap mendidik santri menjadi entrepreneur andal sekaligus menjunjung tinggi etika,” ujar Jamhadi.

Kadin Jatim siap menugaskan pengusaha yang menjadi anggotanya untuk mendidik santri di pesantren. “Jadi kami siap memetakan, pengusaha A misalnya ditugaskan untuk mengampu pesantren wilayah tertentu. Nanti tinggal dibagi saja wilayahnya,” kata Jamhadi.

La Nyalla yang saat ini juga mencalonkan diri sebagai gubernur Jatim 2018, sambung Jamhadi, juga mendorong sinergi antara pesantren dan kelompok dunia usaha.

Perusahaan-perusahaan bisa bersinergi dengan pesantren untuk menggarap bisnis tertentu. Polanya antara lain pesantren bisa menjadi pemasok bagi perusahaan, model keagenan, sub kontrak dan sebagainya.

“Dan Pak La Nyalla sebagai pengusaha tentu sudah paham detil bisnis seperti ini, sehingga nanti bisa memperkuat ekonomi berbasis pesantren.
Beliau paham betul bagaimana cara membawa pesantren menjadi jangkar ekonomi untuk mewujudkan kesejahteraan umat,” papar Jamhadi yang juga ketua Kadin Kota Surabaya.

Menurut Jamhadi, dalam konsep mewujudkan kesejahteraan masyarakat Jatim yang diusung La Nyalla, juga telah disiapkan berbagai strategi menciptakan ekonomi berbasis pesantren yang tangguh dan berdaya saing,di antaranya dengan memasukkan pendidikan teknologi informasi dan manajemen bisnis ke dalam kurikulum pesantren.

“Pemprov Jatim ke depan bisa melakukan digitalisasi pesantren dan mengirim ahli-ahli manajemen bisnis,serta bersama sama kita jadikan Jatim sebagai tempat dimulainya kemandirian ekonomi umat, dan pesantren menjadi jangkarnya,” pungkas Jamhadi.

( Red/ tim )