― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaJatimKomisi E DPRD Jatim Dukung Keputusan Pemerintah Lepas Masker di Luar...

Komisi E DPRD Jatim Dukung Keputusan Pemerintah Lepas Masker di Luar Ruangan

Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Hikmah Bafaqih.

Surabaya, Wirafokus.com- Komisi E DPRD Jatim menilai keputusan pemerintah yang melonggarkan ketentuan protokol kesehatan Covid-19 sebagai bentuk optimisme menata berbagai sektor. Karena itu, langkah ini patut didukung semua pihak.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Hikmah Bafaqih. Bahkan, politisi perempuan asal PKB itu yakin keputusan pemerintah pusat tersebut sebelumnya telah dikaji secara matang berdasarkan kondisi riil di lapangan.

“Itu artinya presiden mengajak kita semua semakin optimistis menata kembali kehidupan kita,” kata Hikmah Bafaqih ketika ditemui di gedung DPRD Jatim, Jumat (20/5).

Seperti diketahui, pandemi Covid-19 yang terjadi beberapa tahun terakhir berdampak pada berbagai sektor. Tak hanya melulu urusan kesehatan, wabah ini juga memukul sektor lain, termasuk sektor ekonomi dan aspek lainnya.

Hikmah Bafaqih menilai, keputusan pemerintah itu sebagai momentum untuk seluruh pihak agar menata kehidupan lebih baik. Termasuk urusan ekonomi serta pendidikan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan sejumlah pelonggaran seiring dengan melandainya situasi wabah. Jokowi memperbolehkan masyarakat mencopot masker saat beraktivitas di luar ruangan.

“Jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang, maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker,” kata Jokowi melalui pernyataan persnya, Selasa (17/5).

Sedang untuk yang beraktivitas di dalam ruangan atau saat berada di transportasi publik, Jokowi meminta tetap menggunakan masker.

Dia juga menyarankan, masyarakat yang sedang sakit batuk, pilek, serta lansia dan kelompok masyarakat yang memiliki komorbid untuk tetap menggunakan masker saat beraktivitas.

“Bagi masyarakat yang masuk kategori rentan, lansia atau memiliki penyakit komorbid, saya menyarankan untuk tetap menggunakan masker saat beraktivitas. Demikian juga bagi masyarakat yang mengalami gejala batuk dan pilek, maka tetap harus menggunakan masker ketika beraktivitas,” pintanya. (pin)