― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaJatimCovid-19 Melandai, Kawasan Wisata Hutan Bambu Lumajang Kembali Hidup

Covid-19 Melandai, Kawasan Wisata Hutan Bambu Lumajang Kembali Hidup

Area parkir Wisata Hutan Bambu, Lumajang, yang dipenuhi kendaraan pengunjung saat libur Hari Raya Waisak, Senin (16/5) lalu

Lumajang, Wirafokus.com- Liburan lebaran tahun 2022 ini Wisata Hutan Bambu Lumajang kembali hidup setelah 2 tahun sepi akibat pandemi Covid-19 ditambah adanya erupsi Gunung Semeru. Pengunjung terlihat mulai berdatangan di tempat ini, baik dari Kabupaten Lumajang maupun luar kota.

Demikian pula para pelaku usaha, baik di dalam maupun di sekitar kawasan Hutan Bambu, terlihat mulai bergairah membuka kembali warung maupun stand yang mereka miliki.

Bahkan, wisatawan yang sebagian besar berasal dari luar kota, terus berdatangan pasca libur lebaran. Ini bisa dibuktikan dari penuhnya tempat parkir pada hari Senin (16/5) lalu, saat libur Hari Raya Waisak.

Penjaga loket karcis masuk kawasan Wisata Hutan Bambu Lumajang, Ferry Kurniawan mengatakan, menurunnya jumlah kasus Covid-19 di Indonesia membuat masyarakat mulai ramai menjalankan tradisi wajib setiap Hari Raya Idul Fitri, yakni mudik.

Apalagi, kata Ferry, sebelumnya masyarakat dilarang mudik akibat adanya aturan PPKM dari pemerintah yang membatasi kegiatan masyarakat untuk mencegah naiknya angka penularan Covid-19.

“Alhamdulillah, sekarang Covid-19 sudah melandai, sehingga masyarakat sudah bisa kembali mudik dan mendatangi beberapa obyek wisata, termasuk Wisata Hutan Bambu di Kabupaten Lumajang ini,” kata Ferry Kurniawan, Kamis (19/5).

Dia berharap kondisi ini semakin membaik, sehingga kawasan Wisata Hutan Bambu kembali hidup seperti sebelum adanya Pandemi Covid-19.

Melonjaknya jumlah pengunjung ini telah diprediksi oleh mahasiswa UPN Veteran Jatim Kelompok 127 yang sedang melaksanakan KKN Tematik di Desa Sumbermujur. Bahkan, sebelumnya mereka telah mendesain brosur yang berisi beberapa UMKM yang berada di Desa Sumbermujur untuk dititipkan di loket Wisata Hutan Bambu.

Tujuannya agar brosur tersebut dapat diambil dan dibaca oleh wisatawan, sehingga UMKM yang ada di Desa Sumbermujur bisa lebih dikenal masyarakat luas.

“Ramainya pengunjung yang datang ke lokasi Wisata Hutan Bambu ini menunjukkan bahwa pariwisata di Kabupaten Lumajang mulai pulih. Ini kesempatan untuk memperbaiki dan memperbarui sarana yang terbengkalai akibat sepinya pengunjung selama 2 tahun terakhir,” tandas Dheo Irfandanny,
Ketua Kelompok 127 KKN Tematik UPN Veteran Jatim. (pin)