Bantul, wirafokus.com – Lanjutan pertandingan
Persebaya Surabaya kontra Persija Jakarta pada laga pekan ke-12 Gojek Liga 1 2018 bersama Bukalapak yang rencananya digelar di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Minggu (3/6/2018) malam ini resmi dibatalkan
Peristiwa ini bermula ketika sekitar pukul 10.10WIB, empat armada bus yang ditumpangi oleh suporter Jakmania memasuki komplek Stadion Stadion Sultan Agung (SSA) di Pacar, Sewon, Bantul.
Melihat bus yang ditumpangi Jakmania, Bonek yang mendukung Persebaya langsung melempari bus Jakmania dengan batu. Melihat ini, Jakmania turun dari bus di sebelah timur stadion dan langsung membalas aksi pelemparan tersebut.
Akibat dari kerusuhan tersebut pertandingan antara
Jakmania dan Bonek di sekitar Stadion Sultan Agung terpaksa dibatalkan demi keamanan
Mengingat, Minggu siang, sebelum pertandingan berlangsung kedua supporter, Jakmania dan Bonek, sudah terlibat kerusuhan saling lempar batu.
Akibatnya, pertandingam klasik tersebut batal digelar. Bukan hanya menimbulkan kerugian lantaran duel Persija versus Persebaya tak jadi dihelat, melainkan juga hingga jatuh korban.
Data korban yang mengalami luka yang masuk ke kepolisian Polda DIY antara lain : empat suporter yang dirawat di RS Rahmahusana Jalan Parangtritis di antaranya Ahmad Risqi Tri (luka terkena lemparan batu), Muhammad Faisal Faqi (terkena lemparan batu), Agus Tamani (terkena lemparan batu), dan Ari (terkena lemparan batu serta kaki kiri terkilir). Selain itu, seorang suporter yang dirawat di RS KB Jalan Ring Road Selatan atas nama Latif dengan luka patah kaki kanan.
Sementara itu, korban dari Jakmania yang dirawat di RS Panembahan Senopati antara lain; Farhan Aldino, 25; Fajar Sodik, 20; Kurniawan; Endang, 19; Defa 19. Korban dari suporter Bonek yakni Junior Subastiyan, 21; Nuriski, 17; Farid Fatia Utomo, 20; Ahmad Riko Ardianto, 18; Arif Kurniawan, 18; Furman Aji Prabowo, 14. Sementara, seorang warga Yogyakarta yang luka yakni atas nama Yudo, 27.
Data korban bentrokan suporter di RS Nur Hidayah Blawong, Trimulyo, Kecamatan Jetis Bantul, sebanyak 10 orang, yakni Irwansyah, 17; M. Latief, 23; Ardiansyah, 16; Putri Intan, 15; Yoga Mahendra, 16; Wahyu, Priska Ayu, 15; Icha, 19; Dimas, 17; dan Muchlis, 23. 10 korban tersebut sudah diizinkan pulang. (red/kij)
