
Sidoarjo, Wirafokus.com – Bulan Ramadhan penuh berkah, dalam hal ini Pemuda Pancasila menggelar bagi 200 takjil (kurma dan kue) dan 200 masker, di depan Pom Bensin Albatros Juanda, tepatnya dekat kearah Bandara Juanda lama.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil ketua PP Sedati Sam, Bang Jack Humas MPC PP Sidoarjo dan Sekretaris Agung, Regal dan 50 anggota yang ikut serta dalam pembagian takjil, Sabtu (23-04-2021)
Ketua PAC PP Sedati Jamaludin menjelaskan bahwa shodaqoh jariyah dari iuran anggota di salurkan melalui bagi bagi takjil dan masker, agenda dilakukan setiap Minggu, selain itu setelah lebaran. Dan kedepannya mengagendakan program donor darah, seminar tentang narkoba kerja sama dengan Badan Narkotik Nasional (BNN). ”terang Kiki Juanda” Pengurus Bidang Litbang dan Kaderisasi MPC PEMUDA PANCASILA SURABAYA, yang Juga sering Membantu Program kegiatan di PAC PP Sedati Juanda Sidoarjo.
Pemuda Pancasila mengadakan program Ramadhan berbagi dengan tujuan agar masyarakat tahu bahwa kita bukan preman, kita tidak sedarah tapi lebih dari saudara.
Senada dikatakan oleh ketua PAC PP Sedati Jamaludin bahwa semoga dengan adanya Ramadhan berbagi, Pemuda Pancasila lebih baik dan maju kedepannya,
“Saya berharap semua anggota solid dan kompak dalam menjalankan tugas masing masing,” jelas Ucup.

Lanjut Ucup Bendahara PAC PP Sedati menambahkan,”Pemuda Pancasila juga akan menggelar seminar terkait narkoba,” pungkasnya. Dan Ucup beserta Anggota PP Sedati pernah mengungkapkan suka dukanya ketika mengajukan Proposal ke daerah pasar wisata Sedati Juanda, bahkan ada yang Memberikan bantuan dana hanya 5000 ribu rupiah dan tak sesuai biaya pembuatan proposal bantuan dana untuk acara takjil, Sungguh penghinaan besar kepada ormas besar PEMUDA PANCASILA PAC Sedati dan seluruh Indonesia. Nama perusahaan itu TCS (Trinama Cargo Service) pada saat di konfirmasi lagi Ucup, pimpinan tidak ada di tempat, padahal mau kami kembalikan itu uangnya. Saran Kiki lagi, lebih baik kita kembalikan pada pimpinannya dan tanya maksudnya apa dia kasih amplop dengan isi 5000 ribu rupiah? Hargai diri kita dan Ormas PEMUDA PANCASILA ini yang kita harus jaga dan perjuangkan, ujar Kiki yang juga Aktivis Mahasiswa 98 saksi juga pelaku perjuangan Reformasi pada tahun 1998 di Semanggi Jakarta. Mosi di dalam tubuh PEMUDA PANCASILA ” Sekali Layar Terkembang Surut Kita Berpantang “.(Wah/KiJ)
