― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaKotaPemkot Surabaya Buka Enam Museum, Tiket Dibuka Online

Pemkot Surabaya Buka Enam Museum, Tiket Dibuka Online

Museum W.R Soepratman.

Surabaya, Wirafokus.com- Pemkot Surabaya membuka enam museum yang tersebar di Kota Pahlawan. Enam museum tersebut adalah Museum Surabaya, Museum W.R. Soepratman, Museum H.O.S. Tjokroaminoto, Museum Dr Soetomo, Museum Pendidikan, Museum Sepuluh Nopember dan area Lapangan Tugu Pahlawan.

Menurut Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara, pembukaan museum ini sudah dilakukan sejak Selasa (20/4) lalu. Namun, dia memastikan pembukaan museum itu tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 ketat.

Bahkan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata telah membuat beberapa regulasi yang tertuang dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) pembukaan museum tersebut.

“Pembukaan museum yang dikelola oleh pemkot itu sudah kembali beroprasi sejak Selasa kemarin. Disbudpar sudah membuat SOP,  sehingga warga dapat berkunjung kembali,” kata Febri di kantornya, Kamis (22/4).

Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara.

Dia menjelaskan, untuk mekanisme warga yang hendak berkunjung dapat memesan tiket secara online melalui website: https://tiketwisata.surabaya.go.id. Di website tersebut, pengunjung dapat memilih waktu yang telah ditentukan oleh petugas. Misalnya seperti Museum Surabaya, buka setiap Selasa – Minggu pukul 09.00 – 14.00 WIB. Selama jam museum beroperasi, terbagi menjadi beberapa sesi. Dalam setiap sesi, pengunjung yang dapat masuk terdiri dari 30 orang dengan durasi selama 30 menit.

“Di sela-sela perpindahan jam pengunjung, petugas selalu menyemprot area dengan disinfektan. Jadi diusahakan semaksimal mungkin tetap steril. Tidak lupa pula pengunjung yang masuk pun juga diukur suhu tubuh dan wajib mengenakan masker,” terangnya.

Mantan Kepala Bidang (Kabid) Satpol PP ini mengungkapkan, masing-masing museum memiliki jumlah kapasitas orang yang berbeda-beda dalam tiap sesinya. Sebab, tergantung dengan luasan area yang ada di wilayah museum tersebut. Febri mencontohkan, saat pengunjung masuk ke Lapangan Tugu Pahlawan, petugas akan menanyakan tujuan pengunjung tersebut. “Apakah ke lapangannya atau ke Museum Sepuluh Novembernya. Pengunjung diberikan waktu 30 menit untuk menikmati museum tersebut,” tuturnya.

Dengan begitu, lanjut Febri, masyarakat dapat kembali jalan-jalan menikmati museum yang ada di Kota Pahlawan dengan memperhatikan prokes secara ketat. Bahkan, dia menambahkan, pembukaan museum ini pun dipastikan telah mendapatkan asesemen dari satgas Covid-19.

“Jadi kita sudah mendapatkan persetujuan dari satgas Covid-19 Kota Surabaya,” tandas Febri. (*)

Reporter: Dwi Arifin