
Nganjuk,wirafokus.com- Terjadi bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Berbek, Kecamatan Nganjuk, dan Kecamatan Loceret, untuk bencana longsor sendiri berada di wilayah Selopuro, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, hari Minggu ( 14 Pebruari 2021 ).
Sedangkan diperkirakan korban sebanyak 21 (dua puluh satu) korban, 12(dua belas) korban baru ditemukan, serta 9 (sembilan) rumah tertimbun longsor.
Dansatbrimob Polda Jatim Kombes Pol Amostian S.I.K., M.H., mendampingi Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa turun langsung ke lokasi untuk mengecek dan memberikan bansos (Bantuan Sosial) kepada korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Nganjuk.
Dalam kesempatan ini juga, Gubernur Jawa Timur didampingi oleh Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat, Kapolres Nganjuk AKBP Harviadhi Agung Prathama, serta Danrem 081/DSJ Kol. Inf Waris Ari Nugroho, S.E., M.Si.

Pada kesempatan kali ini Dansatbrimob Polda Jatim turun langsung untuk membantu proses pencarian korban longsor yang masih belum ditemukan, selain itu juga Dansatbrimob Polda Jatim Kombespol Amostian S.I.K., M.H.
memberikan bantuan sosial dari Kapolda Jatim untuk korban bencana Banjir dan Tanah Longsor di Kabupaten Nganjuk
Dansatbrimob Polda Jatim Kombes Pol Amostian. S.I.K., M.H., mengatakan, “Dalam bencana Banjir dan Tanah Longsor itu team SAR Satbrimob Polda Jatim turun langsung ke Lapangan untuk bergabung dengan TNI, BPBD Kab.Nganjuk dan Para Relawan, Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan itu merupakan pedoman yang selalu di gaungkan oleh Brimob Nusantara yang bertujuan membantu sesama apabila ada yang membutuhkan bantuan, semoga banjir segera surut serta korban yang tertimbun tanah longsor segera ditemukan,”pungkas Dansatbrimob Polda Jatim Kombes Pol Amostian., S.I.K., M.H., kepada awak media. (Red/dwi w)
