Surabaya, wirafokus.com- Pasca rentetan bom bunuh diri di tiga gereja dan Polrestabes Surabaya serta Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), Densus 88 Antiteror terus memburu jaringan teroris yang masih tersisa di Surabaya.
Diduga teroris Densus 88 Antiteror melakukan penyergapan dalam suatu rumah di jln Sikatan IV, Kelurahan Manukan Kulon, Kecamatan Tandes, Surabaya, Jawa Timur hingga terjadi baku tembak, Selasa (15/05/18) petang.
Dalam peristiwa itu, satu orang meninggal tertembak karena melawan
Usai melakukan baku tembak Densus 88 Antiteror juga mengamankan anak-anak 3 orang dan istri.
“Penembakan terjadi di dalam rumah hingga meninggal, diduga pelaku berusia 39-41 tahun,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Selasa, (15/05/18) malam.(red/tim)
