Ket foto : Kesebelasan Kec. Karangpilang
Surabaya, wirafokus.com- Seperti telah diprediksi sejak awal, Kecamatan Karangpilang dan Tambaksari akhirnya merebut tiket ke babak final sepakbola Pekan Olahraga Masyarakat Kota (Pormaskot) Surabaya 2019.
Dua tim yang sarat pemain berpengalaman ini akan bentrok memperebutkan gelar juara di Stadion Gelora 10 Nopembe Surabaya, Selasa (29/10/1019).
Karangpilang ke final setelah mengalahkan Tandes 2-0 (1-0) di babak semifinal Minggu (27/10/2019). Sedang Tambaksari ke final setelah di laga kedua babak semifinal membekuk Krembangan 3-1 (1-0).
Karangpilang yang diperkuat mantan pemain Persebaya Agus Salim, Marsaid dan M Rofi pada babak pertama mencetak satu gol lewat kaki Marsaid menit 28. Satu gol lagi dicetak pada babak kedua lewat M Rofi menit 35.

Foto : Kesebelasan Kec. Tambaksari
Sedang Tambaksari yang ditangani duet pelatih Seger Sutrisno dan Ricky Poetiray tiga gol gol melalui sundulan mantan pemain Persebaya Jatmiko pada menit 15 dan penalti menit 59. Satu gol lainnya dicetak lewat tendangan ciamik Hidayat menit 39.
Sementara gol balasan Krembangan tercipta menit 45 lewat gol bunuh diri pemain Tambaksari, Bahrawi.
“Krembangan memang kalah segalanya dengan Tambaksari. Tapi kita sudah main maksimal,” kata Tabrani, kapten tim Krembangan, usai pertandingan.
DUEL IDEAL
Pertandingan final antara Karangpilang vs Tambaksari dinilai sebagai duel ideal. Pasalnya, dua tim ini mempunyai materi pemain dan kekompakan tim yang sepadan.
Karangpilang diperkuat beberapa mantan pemain Persebaya, seperti Agus Salim, Supaham, Marsaid, dan M.Rofi. Tambaksari pun tidak mau kalah. Di tim ini ada mantan pemain Persebaya Jatmiko. Juga ada Yanto Imam alias Japok yang mantan pemain Gelora Dewata. Ada lagi Hasan (mantan pemain Persiraja Banda Aceh), Hari “Tole”, Hidayat, Rohmad, dan mantan pemain Persik Kediri, Yanuar.
Karena itu, duel ini diprediksi bakal seru. Baik Karangpilang maupun Tambaksari bertekad untuk tampil allout sejak kick off hingga peluit panjang berbunyi.
” Tekad kami sudah bulat. Kali ini harus juara. Karena itu, kami harus tampil fight sejaj awal,” kata Ricky Poetiray.
Demikian pula Karangpilang. Tim ini tidak mau kalah lawan Tambaksari.
“Saya akui Tambaksari tim yang bagus dan maternya merata di semua lini. Tapi, kami juga ingin juara. Jadi, tak ada kata lain kecuali tampil semaksimal mungkin,” komentar Agus Salim, kapten tim Kecamatan Karangpilang.
Sementara itu koordinator pertandingan Yusuf Ekodono berharap pertandingan final bisa berjalan lancar dan aman.
“Sejak awal sampai semifinal sudah berjalan lancar dan aman. Saya berharap kondisi yang sudah bagus bisa dipertahankan sampai partai final,” harap mantan pemain Persebaya dan timnas ini. (pin)
