Ket foto : Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setyadi dan Dirut PT. Dumas Tanjung Perak Shipyards Yance serta jajajaran direksi menyaksikan peluncuran kapal Ro-Ro “KMP Bahtera Nusantara 2″
Surabaya, wirafokus.com-Kementerian Perhubungan Darat memberikan bantuan satu unit Kapal Motor Penyeberangan (KMP) yang berkapasitas sekitar 1.500 GT (Gross Ton), melalui pemerintah pusat untuk Kepulauan Maluku.
Dari Galangan Kapal PT. Dumas Tanjung Perak Shipyard Surabaya, pada Kamis (8/8), Kapal Penyeberangan Ro-Ro (Rol on-Rol off) tersebut akan di operasikan untuk memperkuat pelayanan pelayaran di Provinsi Maluku.
Kapal ini adalah kapal terbesar ke-2, untuk jenis kapal penyeberangan penumpang Ro-Ro yang dibangun oleh PT. Dumas Tanjung Perak Shipyards, yang sebelumnya pernah membangun dengan type 5000 GT tahun 2014.
Kapal Penyeberangan Ro-Ro ini dibangun melalui beberapa proses pengerjaan, mulai dari pengadaan material, asembly maupun erection sampai dengan finishing dan pemeriksaan melalui owner maupun Badan Klasifikasi, serta Marine Inspector Kantor Kesyahbandaran Tanjung Perak dengan standar pembangunan kapal di Indonesia, serta menggunakan dana APBN tahun anggaran 2018-2019 sebesar Rp90 miliar dengan jarak waktu pembangunan selama 22 bulan.
Dirut PT. Dumas Tanjung Perak Shipyards Yance menyatakan,” kami berterima kasih kepada Dirjen Perhubungan Darat yang masih mempercayakan untuk membangun Kapal jenis Ro-Ro, sebagai modal transportasi kepada masyarakat,khususnya di Kepulauan Maluku yang saat ini sudah mulai diluncurkan kapal Ro-Ro “KMP Bahtera Nusantara 2”, untuk mempermudah dan memperkuat pelayanan pelayaran di Provinsi Maluku,”jelasnya.
Untuk spesifikasi Kapal Penyeberangan Penumpang Ro-Ro 1500 GT adalah sebagai berikut, panjang kapal 71,92 meter, lebar 14,00 meter, tinggi geladak utama 4,60 meter, sarat air 3,10 meter, kecepatan dinas 15,00 knots, ABK 24 orang, penumpang 378 orang, kendaraan maksimal 14 unit truk besar R6 atau tronton, 12 unit truk sedang R6 atau engkel, dan 10 unit sedan, MPV, SUV.

Foto : Kapal Ro-Ro “KMP Bahtera Nusantara 2” sebelum diluncurkan
Kapal ini merupakan realisasi dari janji Presiden Joko Widodo saat menghadiri puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2017 yang lalu di Kota Ambon.
Pengapungan sekaligus peluncuran kapal Ro-Ro yang di beri nama “KMP Bahtera Nusantara 2” dilakukan dari Galangan Kapal PT Dumas Tanjung Perak Shipyard Surabaya Jawa Timur yang di saksikan langsung oleh Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setyadi.
Dalam wawancara khusus dengan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setyadi, setelah peresmian pengapungan serta peluncuran kapal Ro-Ro “KMP Bahtera Nusantara 2″ Budi mengutarakan,” kayaknya saya akan meresmikan kapal yang sejenis yaitu satu ada Surabaya, satu di Palembang, di Cirebon dan satu lagi ada di Danau Toba, jadi saya akan meresmikan empat tempat yang ada diwilayah Indonesia untuk tahun ini. Dan tahun depan ada tiga di Danau Toba, selain itu yang kita bangun adalah Dermaga, selain di Danau Toba ada kawasan pariwisata nasional,juga ada di beberapa daerah terutama didaerah wilayah timur, di Papua akan dibikinkan juga. Jadi ini adalah memang arahan dari Presiden, amanat dan apa yang jadi harapan dari beliau sudah kami laksanakan, apa yang beliau sampaikan, dan saya sebagai Dirjen Perhubungan Darat melalui kementerian Perhubungan melaksanakan amanah dari beliau,” pungkasnya. (Dwi/KIJ)
