Insert foto: Para calon polri diterima dihalaman polres Situbondo
Situbondo.Wirafokus.com-pembukaan pendaftaran Polri telah dibuka pada tanggal 05-25/03/19 pendaftar Online mencapai 202 peserta Laki Laki 166 peserta dan wanita 36 perserta. dari 202 pencalon setelah diverifikasi para calon polri untuk situbondo Laki laki 129 peserta dan wanita 19 peserta Sekitar 148 para pecalon yang terdaftar dipolres situbondo.
Dengan akhir pendaftaran anggota polri pada tanggal 26/03/19.kini diperpanjang pada tanggal 28/03/19 sampai penutupan yang telah diperpanjang waktunya pencalonan anggota polri dipolres situbondo
Pendaftaran para pecalon anggota baru diantaranya:
1.taruna akpol 11( P ), 2 ( W ),
2. Bintara PTU & Brimob 105 ( P), 17(W),
3. Bintara Pol Air ( 0).
4. Bintara TI (4),
5.Bintara musik ( 0 ),
6.Bintara Penerbangan ( 0 ).
7.Bintara kimia ( 0 ).
8. Bintara Teknologi Tektil (0).
9.Bintara Islam (0)
10. bintara perawat (0),
11.Bintara tata boga (0).
12.Tamtama brimob ( 9 )
13.tamtama pol air ( 0 )
Para calon terlebih dahulu mendaftar secara online mamasukkan dengan data yang telah ditentukan dalam formulir online dan membuka google www.Polri. setelah pendaftaran melalui online, maka para calon datang langsung ke Kapolres Situbondo bagi yang Wilayah Kabupaten Situbondo.
Menurut kabag sunda ( SDM ) Sumber Daya Manusia Polres Situbondo Kompol Kasman,S.H menuturkan “Untuk para anggota calon polri yang sudah mendaftar secara online maka pihak polres akan menerima ditempat Sekretaris PANBARIM dari hasil yang ditentukan berapa orang yang berhak ikut tes dari pendataan verifikasi, ini merupakan kali pertama fakta integritas dilakukan di tempat terbuka. Itu menunjukkan keterbukaan dalam seleksi calon anggota Polri.” terangnya.

Foto: Para calon diukur ketinggian sesuai dengan peraturan Polri
Lanjut Kapolres Situbondo, AKBP Awan Hariono,S.H.,S.I.K.,M.H mengatakan.” Sebelumnya kita lakukan di dalam ruangan dan tidak bersamaan, tahun ini kita jadikan satu, seluruh Indonesia, dengan maksud untuk lebih menggelorakan sekaligus memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa Polri melakukan rekrutmen ini sesuai dengan motto kami: bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Percaloan Polri jangan sampai ada atau terdengar permainan yang dilakukan untuk lolos sebagai calon anggota Polri itu ada oknum oknum dari anggota jajaran polres di Tahun ini Polri sudah menangkal hal itu dengan membuat program whistleblowing system.
“Setiap penerimaan Polri ini selalu ada orang-orang, oknum-oknum yang bilang bisa membantu, itu selalu. Oleh karena itu, kami sudah membuat tadi namanya whistleblowing system sehingga nanti masyarakat yang melihat adanya penyimpangan, bisa tanpa diketahui identitasnya, dia akan bisa melaporkan kepada kita,” ujarnnya.
“Jadi tolong kepada orang tua, bersama anak-anak kita yang ikut seleksi ini, jangan percaya kepada calo atau siapa pun yang mengaku atau bisa menolong. Tidak ada yang bisa menolong, semua tergantung pada kemampuan dia sendiri,” imbuhnya. (H.5/A590)
