― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaPembangunanPembangunan Jembatan Tidak Sesuai Prosedur dan Membahayakan Pengguna

Pembangunan Jembatan Tidak Sesuai Prosedur dan Membahayakan Pengguna

Insert Foto: Kondisi Jembatan yang melengkung

Cirebon, wirafokus.com – Jembatan merupakan infrastruktur yang pembangunannya harus sesuai prosedur

Terkait hal itu, salah satu jembatan yang terletak di sebuah desa di Wilayah Timur Kabupaten Cirebon tepatnya di Desa Cipejeuh Wetan Kecamatan Lemah Abang Kabupaten Cirebon yang pembangunannya tidak sesuai prosedur.

Saat reporter wirafokus tidak sengaja ada di desa tersebut bertemu dengan beberapa masyarakat yang sedang mengeluhkan hasil dari pembangunan infrastruktur Jembatan di desanya yang di percayakan kepada aparat desa untuk mengerjakannya namun dinilai gagal total.

Foto : Kondisi tembok jembatan yang terlihat retak

“Dalam pengerjaan proyek jembatan tersebut masyarakat tidak tahu berapa besar dana yang digunakan karena tidak ada plang proyeknya sehingga masyarakat tidak bisa menjawab jika ada sosial kontrol yang menyinggung soal jembatan tersebut,” kata salah warga yang tidak mau disebutkan namanya.

“Bahkan pekerjaan yang dilakukan sekitar bulan November tersebut hasilnya sangat mengecewakan masyarakat sebab hasilnya jembatan tersebut melengkung ke bawah dan sangat menghawatirkan bagi penggunanya,” tambahnya.

Masyarakat juga menjelaskan jembatan tersebut jika dilalui dua orang saja akan goyang bagaimana jika dilalui kendaraan bermotor mungkin akan roboh dan hancur.

Foto : Situasi Kantor Desa Cipejeuh Wetan Kecamatan Lemah Abang Kabupaten Cirebon yang terlihat kosong

Saat reporter wirafokus akan mengkonfirmasi ke Kepala Desa setempat terkait pembangunan jembatan ternyata kantor kepala desa keadaan kosong tidak ada salah satupun perangkat desa , Selasa, (26/2/19). Siang.

Dengan adanya pembangunan Jembatan tersebut yang tidak sesuai prosedur masyarakat berharap kepada pemerintah pusat khususnya Menteri Dalam Negeri untuk segera menindak lanjuti kinerja aparat desa yang dinilai melakukan kecurangan.( Tim )