Insert foto: Kadiscapil Kabupaten Cirebon Drs. H. Mochamad Syafrudin
Cirebon.Wirafokus.com-Dalam menghadapi pilpres dan pileg secara serentak di seluruh indonesia pemerintah mencanakan dan melakukan pengecekan dan perekaman melalui dinas dinas terkait khususnya kemendagri.
Sesuai dengan surat dari dirjen kependudukan dan pencatatan sipil kemendagri,maupun dari dirjen pemasyarakatan dan kementrian hukum dan ham bahwa ini akan dilakukan perekaman dan pengecekan biometrik secara serentak di seluruh indonesia, khususnya di lapas lapas maupun di rutan dan untuk kabupaten cirebon sudah mengadakan perekaman tertanggal 17/01 s/d 21/01/2019, Kadiscapil Kabupaten Cirebon Drs.H.MOCHAMAD SYAFRUDIN di sela sela kesibukannya jum’at 18-01-2019 menerangkan.” kita disini sudah berjalan dari kemarin mas, dalam hal pelaksanan perekaman dan pengecekan biometrik penduduk kabupaten cirebon khususnya, dan data yang sudah tercatat di kami ada 900.orang penduduk kabupaten cirebon di lapas gintung desa gintung kecamatan arjawinangun kabupaten cirebon,dan disana yang sudah bisa di cetak surat keterangannya sementara kemarin itu ada kurang lebih 30.orang, sisanya akan terus kita lakukan pengecekan biometrik, dalam arti pengecekan biometrik yang kita gunakan adalah pengecekan retina mata agar kita bisa mengetahui yang bersangkutan terdaftar sebagai penduduk di kabupaten atau kotamadia.nanti kalau sudah kita ketahui dari mana mananya, maka akan kami sampaikan data tersebut ke KPU kabupaten cirebon,” Terangnya.
Selanjutnya KPU kabupaten cirebon yang akan melanjutkan sesuai kebijakan tersebut.disingung tentang keamanan para petugas disdukcapil di lapas, mochamad syafrudin menambahkan, saya pikir pada waktu pelaksanaan hari pertama,diawali dengan kita melakukan video confrens atau teleconfrens.dan di sana sudah hadir pejabat dari lapas terus nampak juga danramil ciwaringin kapt.puji, juga ada dari KPU dan BAWASLU kabupaten cirebon.dan saya sebagai kepala dinas capil beserta bidang yang menangani perekaman hadir juga disana.untuk keamanan cukup dari petugas lapas gintung saja.” pungkasnya mengakhiri perbincangan dengan awak media.(SUYATNO)
