― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaEkonomi & BisnisBUS PATAS RASA EKONOMI

BUS PATAS RASA EKONOMI

Insert foto: mobil bus patas PO.WIDJI Nopol S-7560-UJ yang menjalankan praktek model bus ekonomi.

Surabaya.Wirafokus.com – Angkutan transportasi umum di Indonesia seharusnya layak dapat pemantauan dari mendishub karna masih banyak armada angkutan umum yang menyalahgunakan trayek pada porsinya seperti bus angkutan bertarif mahal patas  tapi dijalankan dengan layaknya bus ekonomi, yang notabene bus cepat bertarif mahal dua kali lipat dari bus Ekonomi biasa. Selasa (18/12/18) pagi.

Foto: sopir bus patas WIDJI

Ini yang dilakukan bus PO.WIDJI Nopol S-7560-UJ Jurusan Semarang Surabaya dengan menggunakan bus kayak kelas patas AC dan bertarif mahal justru oprasiaonal bus ini tidak kalah layaknya bus ekonomi tingkat bawah dengan mengangkut penumpang di jalan jalan dan berhenti di tiap perempatan penumpang pun ada yang berdiri dan duduk lesehan, sangat merugikan konsumen.

Foto: Kondisi penumpang yang berdiri berdesak desakan

Seharusnya bus yang bertarif mahal ala patas oprasionalnya berhenti dan pengambilan penumpang harus antar terminal bukan mengambil penumpang di jalan jalan di perempatan dan berhenti sembarang tempat.

Dalam kondisi berdiri dan berdesakan salah satu penumpang EDY mengungkapkan.” Saya baru pertamakali ini naik bus angkutan seperti ini, saya kira ini bus patas karna saya naik dari perempatan sarang ke Surabaya membayar dengan tarif Rp 60.000 kalau bus ekonomi cuma Rp 30.000 tapi ternyata setelah separuh jalan bus ini kok ambil penumpang disembarang tempat dijalan dan di perempatan saya kaget.” Ungkapnya.

Foto: terlihat 3.orang penumpang duduk dibawah sebelah sopir karna di dalam tidak muat banyak yang berdiri.

Dengan kejadian seperti ini diharapkan dari dinas terkait seperti Dinas Perhubungan agar pro aktif dan selalu memantau oprasional bus antar provinsi, agar tidak merugikan konsumen/penumpang dan apabila terjadi pelanggaran seperti ini Dinas Perhubungan (DISHUB) Harus menindak tegas Bos PO.WIDJI serta berikan sangsi tegas terhadap Driver dan karyawan lainya. (Tim)