
Kompetisi tersebut berlangsung di Kampus Sudirman Universitas Udayana, Denpasar, Bali, dan diikuti oleh peserta yang berkompetisi dalam bidang karya ilmiah.
Keberhasilan meraih juara pertama menjadi pencapaian yang membanggakan bagi ketiga siswa sekaligus membawa nama SMA Santa Maria Surabaya ke tingkat nasional.
Sebelum mencapai babak final, perjuangan ketiganya dimulai dari tahap seleksi. Berdasarkan daftar LKTI Lolos Semifinal CYANIDE 2026, nama Mark Joseph Franciscus Acoba tercatat sebagai peserta dengan nomor LKT1050003 dan memperoleh total nilai 235, menempati posisi pertama pada daftar tersebut.
Tahapan kompetisi kemudian dilanjutkan hingga akhirnya tim berhasil meraih Juara I LKTI, sebagaimana tercantum dalam sertifikat penghargaan atas nama Claudya Izhabela Aurellia.
Sertifikat tersebut menyebutkan bahwa penghargaan Juara I LKTI diberikan dalam acara CYANIDE 2026, yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Kimia Universitas Udayana pada 26 September 2026 di Kampus Sudirman, Universitas Udayana, Denpasar, Bali.
Prestasi ini menunjukkan bahwa siswa SMA Santa Maria Surabaya tidak hanya mampu berprestasi di lingkungan sekolah, tetapi juga mampu membawa karya dan kemampuan mereka untuk bersaing dalam ajang tingkat nasional.
Bagi Claudya Izhabela Aurellia, Mark Joseph Franciscus Acoba, dan Bennett Edmund Arifin , keberhasilan tersebut tentunya menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang penelitian, ilmu pengetahuan, dan karya ilmiah.
Prestasi ini juga menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, para guru, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi.
Selamat kepada Claudya, Mark, dan Bennett Edmund Arifin atas pencapaian Juara I LKTI Tingkat Nasional.
SMA Santa Maria Surabaya terus berkarya, berprestasi, dan mengharumkan nama sekolah di tingkat nasional. (WL/Fks)
