
Momentum tersebut dimanfaatkan jajaran Satlantas untuk memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya berkendara secara aman, tertib dan bertanggung jawab. Sosialisasi safety riding menyasar sejumlah kelompok pengguna jalan, termasuk pelajar serta pengemudi ojek online (ojol).
Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai teknik dasar berkendara yang aman, kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas serta pentingnya menjaga sikap dan etika ketika berada di jalan raya.
Kasatlantas Polres Bangkalan AKBP Febry Hermawan mengatakan, keselamatan berlalu lintas membutuhkan kesadaran dari seluruh pengguna jalan. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan tidak hanya bertujuan menghindari pelanggaran, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melindungi diri sendiri dan orang lain.
“Melalui momentum HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara ini, kami ingin mewujudkan postur Polantas yang semakin humanis dan dekat dengan masyarakat. Keselamatan di jalan bukan sekadar mematuhi aturan, tetapi tanggung jawab moral kita bersama untuk saling melindungi,” ujar AKBP Febry Hermawan.
Ia menambahkan, keterlibatan pelajar dan komunitas ojol dalam edukasi keselamatan diharapkan mampu membentuk kebiasaan berkendara yang lebih disiplin.
“Kami merangkul rekan-rekan ojol dan pengendara muda agar mereka bisa menjadi pelopor keselamatan jalan raya. Pengendara hebat bukan yang paling cepat melaju, tetapi yang berkendara dengan disiplin, tertib dan bisa sampai tujuan dengan selamat,” jelasnya.
Selain kampanye keselamatan berkendara, rangkaian HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara juga diisi dengan sejumlah kegiatan sosial. Di antaranya donor darah bersama RSUD Syamrabu, penyaluran bantuan air bersih serta pembagian paket sembako kepada pengemudi angkutan umum.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Satlantas Polres Bangkalan untuk mendekatkan kepolisian dengan masyarakat sekaligus mengajak seluruh elemen bersama-sama membangun budaya tertib dan aman berlalu lintas. (Fks/red)
