
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tumapel, Surabaya, pada Sabtu (22/8/2026) pagi tersebut berlangsung semarak. Ratusan siswa turut memeriahkan acara yang diawali dengan penampilan musik dari band sekolah.
Pameran pendidikan ini diikuti 32 institusi pendidikan ternama, baik perguruan tinggi dalam negeri maupun mancanegara, termasuk institusi pendidikan dari Hong Kong.
Ketua Panitia Pameran Pendidikan, Brigita Klara Krisdina Mamuaya, M.Si., mengatakan seluruh institusi yang dihadirkan memiliki reputasi yang baik dan banyak diminati para alumni SMA Santa Maria.
«“Pameran pendidikan ini mengusung tema Dream Big, Live Green supaya murid-murid bisa mewujudkan masa depan mereka dengan tetap merawat bumi, agar mimpi mereka nanti bisa diwujudkan di tempat yang nyaman dan aman,” ujarnya.»
Estafet 75 Tahun Perjalanan Pendidikan
Rangkaian pembukaan berlangsung khidmat dengan doa, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars SERVIAM.
Suasana semakin emosional ketika panitia memutar video “75 Years Journey” yang menampilkan perjalanan panjang SMA Santa Maria Surabaya selama 75 tahun.
Peringatan 75 tahun juga ditandai dengan prosesi Estafet Perjalanan 75 Tahun. Buku perjalanan diserahkan dari Komunitas Ursulin kepada perwakilan siswa sebagai simbol estafet nilai, semangat, dan tradisi pendidikan yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.
Mendorong Pembelajar Sepanjang Hayat
Ketua II Yayasan Paratha Bhakti, Suster Hilda Sri Purwaningsih, OSU, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, usia 75 tahun merupakan momentum yang sangat istimewa bagi SMA Santa Maria Surabaya. Pameran pendidikan juga menjadi fasilitas penting bagi siswa dan orang tua dalam memperoleh informasi mengenai pilihan pendidikan tinggi.
“Rangkaian acara ini memberikan gambaran bagaimana masa depan murid-murid dan memberikan fasilitas bagi mereka untuk memilih perguruan tinggi,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Satuan Pendidikan SMA Santa Maria Surabaya, Marselina Lilies Dwiyulianita, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari visi sekolah untuk mencetak generasi yang memiliki semangat belajar sepanjang hayat.
“Visi jangka panjang kami adalah ingin mencetak murid-murid yang suka belajar sepanjang hayat, tidak hanya di sekolah tapi juga di masyarakat,” tutur Lilis.
Ia menambahkan, konsep Live Green juga menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter siswa agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
“Live Green adalah agar mereka cinta terhadap lingkungan sekitar, baik lingkungan alam maupun sesama manusia,” tambahnya.
Setelah prosesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan opening tour ke berbagai stan pendidikan, bank mitra, serta bazar makanan.
Pameran Pendidikan 2026 sekaligus menjadi bagian dari perayaan 75 tahun SMA Santa Maria Surabaya, sekaligus ruang bagi siswa untuk memperluas wawasan mengenai pendidikan tinggi dan masa depan yang berkelanjutan.(WL/Fks)
