― Advertisement ―

Pangdam I/BB Hadiri Pengungkapan 1.160 Paket Ketamine di Kapal Tanker Global 168

MEDAN,wirafokus.com— Aparat gabungan mengungkap dugaan penyelundupan narkotika jenis ketamine yang diangkut kapal tanker Global 168. Sebanyak 1.160 paket yang masing-masing disebut berbobot sekitar satu...
BerandaPeristiwaPelaku Dugaan Pungli CFD Teridentifikasi, Eri Cahyadi: Uang Harus Dikembalikan

Pelaku Dugaan Pungli CFD Teridentifikasi, Eri Cahyadi: Uang Harus Dikembalikan

Walikota Surabaya Eri Cahyadi
Surabaya, wirafokus.com- Pemkot Surabaya memastikan penanganan dugaan pungutan liar (pungli) dikawasan Car Free Day (CFD) Taman Bungkul terus berlanjut.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, pelaku yang telah teridentifikasi masih dalam proses pencarian dan akan tetap diprosessesuai ketentuan hukum.

Wali Kota Eri mengungkapkan, petugas dari Polrestabes Surabaya bersama tim Siber Polda JawaTimur telah mendatangi kediaman terduga pelaku. Namun, hingga kini yang bersangkutan belumberhasil ditemui karena masih berpindah-pindah tempat.

“Dalam dua hari terakhir kami sudah berhasil menemui anaknya dan menyampaikan agar yangbersangkutan segera memenuhi panggilan. Upaya pencarian masih terus dilakukan,” ungkap Wali KotaEri, Kamis (23/7/2026).Ia menegaskan, proses hukum tidak akan dihentikan meskipun nilai pungutan yang dilakukan relatifkecil. Menurutnya, setiap pelanggaran tetap harus dipertanggungjawabkan agar tidak menjadikebiasaan.”Proses hukum tetap berjalan. Kalau memang ada pertimbangan tertentu sesuai ketentuan yangberlaku, tentu akan dikaji. Tetapi uang yang dipungut harus dikembalikan dan perbuatannya tidakboleh diulangi. Kalau pelanggaran itu kembali dilakukan, proses hukum akan ditegakkan tanpatoleransi,” tegasnya.Wali Kota Eri juga menyampaikan bahwa hingga saat ini aparat masih mendalami apakah dugaanpungli tersebut dilakukan oleh seorang pelaku atau melibatkan kelompok. Berdasarkan hasilpenelusuran sementara, praktik pungli yang teridentifikasi hanya terjadi di kawasan CFD TamanBungkul.”Sampai saat ini masih dalam proses pendalaman, sehingga belum dapat dipastikan apakah dilakukanoleh perorangan atau melibatkan kelompok. Sementara ini yang teridentifikasi hanya terjadi dikawasan CFD Taman Bungkul,” pungkasnya. (Pin)