
Sebanyak 22 calon taruna mengikuti sidang yang dipimpin Pangdam selaku Ketua Panitia Seleksi Integratif Daerah (Panselinda). Seluruh peserta sebelumnya telah melewati serangkaian tes administrasi, kesehatan, akademik, psikologi, jasmani, serta berbagai tahapan seleksi lainnya.
Dalam proses Pantukhirda, seluruh data hasil pemeriksaan dan pengujian kembali divalidasi dengan menghadirkan para calon secara langsung. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh peserta benar-benar memenuhi persyaratan sesuai standar rekrutmen TNI serta menjamin objektivitas dalam proses penilaian.
Pada arahannya, Mayjen TNI Mirza Agus menegaskan bahwa proses seleksi harus berjalan secara objektif, transparan, profesional, dan bebas dari segala bentuk intervensi maupun kepentingan tertentu. Menurutnya, integritas panitia menjadi faktor utama dalam menghasilkan calon-calon perwira terbaik yang kelak akan menjadi pemimpin TNI di masa depan.
“Kedepankan prinsip objektivitas dan kesampingkan berbagai macam kepentingan agar diperoleh calon Taruna Akademi TNI yang berkualitas, unggul, dan berintegritas,” tegas Pangdam di hadapan seluruh panitia seleksi.
Pangdam juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Panitia Seleksi Integratif Daerah Manado yang telah melaksanakan setiap tahapan seleksi secara tertib, disiplin, dan sesuai ketentuan. Ia berharap proses yang berlangsung mampu melahirkan calon-calon taruna yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan fisik yang baik, tetapi juga berkarakter kuat, berintegritas, serta memiliki jiwa kepemimpinan.
Menurutnya, Akademi TNI membutuhkan generasi muda terbaik yang siap mengabdikan diri kepada bangsa dan negara, mampu menghadapi tantangan pertahanan yang semakin kompleks, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.
Hasil Sidang Pantukhirda nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan peserta yang berhak melanjutkan seleksi pada Pantukhir Tingkat Pusat, sebagai tahapan akhir menuju pendidikan di Akademi TNI Tahun 2026. Para peserta yang dinyatakan lolos di tingkat daerah akan kembali bersaing dengan calon terbaik dari seluruh Indonesia untuk memperebutkan kesempatan menjadi taruna Akademi TNI.
(Nove)
