
Kuliah umum tersebut diperkirakan akan dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, serta sejumlah tokoh pendidikan dan masyarakat. Kehadiran Rano Tilaar dinilai menjadi momentum penting bagi civitas akademika Unsrat untuk memperoleh perspektif langsung mengenai kepemimpinan, disiplin, pengabdian kepada bangsa, serta tantangan pembangunan sumber daya manusia di era global.
Dalam agenda yang telah dipersiapkan, materi kuliah umum akan menyoroti pentingnya semangat bela negara, integritas kepemimpinan, serta peran generasi muda dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain itu, mahasiswa juga akan diajak memahami pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan sektor pertahanan dalam menghadapi berbagai tantangan nasional maupun internasional.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai nasionalisme di kalangan mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, dan komitmen terhadap kemajuan bangsa.
Pihak Universitas Sam Ratulangi menyambut positif rencana kuliah umum tersebut dan menilai kehadiran Gubernur Akmil akan memberikan inspirasi serta wawasan baru bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas dan berdaya saing tinggi.
Kuliah umum ini juga menjadi bagian dari penguatan hubungan antara dunia pendidikan tinggi dan lembaga pendidikan militer dalam rangka mencetak sumber daya manusia unggul menuju visi Indonesia Emas 2045.
(Nove)
