― Advertisement ―

Polda Jatim Amankan 11 Orang Terkait Dugaan Upaya Memicu Kericuhan di Tengah Aksi Mahasiswa Surabaya

SURABAYA,wirafokus.com– Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) mengamankan 11 orang terkait dugaan upaya memicu kericuhan di tengah kegiatan penyampaian aspirasi mahasiswa di kawasan Gedung...
BerandaPeristiwaKepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah...

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI dalam Peninjauan Langsung di SMPN 1 Surabaya

SMPN 1 Surabaya mendapatkan kunjungan langsung dari Menteri Pendidikan Dasar Menengah RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., yang didampingi juga oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai, dalam meninjau pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), yang menjadikan wujud nyata kepedulian pimpinan terhadap mutu pendidikan.
Surabaya,wirafokus.com- SMPN 1 Surabaya mendapatkan kunjungan langsung dari Menteri Pendidikan Dasar Menengah RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., yang didampingi juga oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai, dalam meninjau pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), yang menjadikan wujud nyata kepedulian pimpinan terhadap mutu pendidikan.

Tidak sekedar memastikan proses yang berjalan lancar dan tertib, namun kunjungan ini juga menjadikan ruang dialog terbuka bersama murid dan tenaga pendidik untuk menyerap aspirasi, pengalaman, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan TKA perdana di jenjang SMP.

Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., mengatakan, “Anak-anakku semua, TKA ini bukanlah sebuah akhir dari perjalanan kalian. Tapi ini adalah proses pencarian dari kemampuan akademik kalian semua. Jadi jangan pernah berhenti belajar terus semangat. Dan saya titip pesan, kerjakan tes ini dengan jujur sesuai dengan kemampuan kalian.” jelasnya dalam amanatnya didepan siswa SMPN 1 Surabaya. (7/4).

Lebih dari sekedar evaluasi akademik, TKA diharapkan menjadi pijakan penting dalam memetakan kemampuan peserta didik sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. Dukungan penuh kepada murid dan guru menjadi kunci utama dalam menciptakan proses pembelajaran yang jujur, inklusif, dan berkarakter. (dwiw)