
Boyolali,wirafokus.com- Aksi dugaan perampokan yang menimpa sebuah rumah yang dihuni oleh seorang ibu berinisial D (33th) dan dua anak perempuan berinisial AO (6th) menjadi korban keganasan para perampok yang nekat pada Kamis (29/1), sekira pukul 15.45 WIB, di Ds. Pengkol RT.05/RW.04, Kecamatan Karanggede Kabupaten Boyolali Jawa Tengah.
Berdasarkan informasi dari masyarakat sekitar, Rahmat Kristiono menyebutkan,”rumah korban perampokan itu hanya dihuni oleh seorang ibu dengan dua anak perempuan, yang salah satunya menjadi korban bersama ibunya, dan anak perempuan usia sekitar enam tahun meninggal di tempat kejadian dengan bersimbah darah, sedangkan ibunya juga mengalami kondisi kritis saat dibawa ke Rumah Sakit Simo, dan korban meninggalnya anak perempuan AO langsung dibawa ke kamar mayat RSUD dr. Moewardi Surakarta,” jelasnya.
Juga menurutnya, suami korban perampokan kini berada di Kalimantan daerah Singkawang dengan usaha kuliner yaitu berjualan sate kambing.
Sebelum kejadian, Rahmad sering melihat ibu muda tersebut kerap bersih-bersih di depan rumahnya.
Dalam kejadian yang menimpa seorang ibu bersama anaknya, dan anaknya inisial AO meninggal dunia di TKP bersimbah darah, akibat dari serangan terduga pelaku perampok, dan ibunya inisial D mengalami luka bacok disebelah kiri bunuh korban, dan langsung dibawa ke RS. Simo.
Suripno seorang Kepala Desa Pengkol juga menambahkan bahwa peristiwa tersebut sangatlah singkat dan diketahui oleh warga sekitar pada pukul 15.45 WIB dan informasi sudah mulai menyebar yang membuat warga berdatangan ke rumah korban, selanjutnya aparat segera melakukan pengamanan.
Setelah kejadian, segera pihak terkait dari Kepolisian segera melakukan olah tkp dengan memasang garis pembatas (police line) dengan menjaga serta mensterilkan lokasi kejadian guna kepentingan lidik lapangan.
Kapolsek Karanggede AKP S Widodo saat dikonfirmasi, membenarkan bahwa telah terjadi tindak pidana dugaan pencurian disertasi kekerasan yang berujung meninggalnya seseorang yang berusia 6 tahun, dan korban luka bacok seorang ibu yang kini dirawat di rumah sakit Simo.
AKP S Widodo menambahkan,”olah tkp akan dilanjutkan besok hari Jumat (30/1) guna mendalami kejadian dugaan pencurian disertai kekerasan, dan mohon dari kawan media untuk bersabar,”tambahnya.
Hingga sampai saat ini, para pelaku belum tertangkap, dan motif apa yang menjadi pemicu dalam kejadian dugaan perampokan atau pencurian di serta dengan kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seorang anak perempuan usia 6 tahun, bersama ibunya yang sedang kritis di bahwa ke rumah sakit Simbol, akibat luka bacok tubuh sebelah kirinya. (Nuryanto/dwiw)
