― Advertisement ―

Luar Biasa! Perwakilan Bangkalan Borong 1 Emas, 2 Perak, 3 Perunggu di Kejurprov II Woodball Jatim

BANGKALAN,wirafokus.com- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kabupaten Bangkalan. Perwakilan Bangkalan berhasil membawa pulang 1 medali emas, 2 medali perak, dan 3 medali perunggu dalam ajang...
BerandaPeristiwaSiswa SMK NU Miftahul Huda Kepanjen Tampilkan Karya Tower Crane Mobile Inovatif...

Siswa SMK NU Miftahul Huda Kepanjen Tampilkan Karya Tower Crane Mobile Inovatif yang Diresmikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai, meresmikan Tower Crane Mobil, hasil karya inovatif siswa SMK NU Miftahul Huda Kepanjen Kabupaten Malang Jawa Timur
Kepanjen,wirafokus.com- Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai, meresmikan Tower Crane Mobil, hasil karya inovatif siswa SMK NU Miftahul Huda Kepanjen Kabupaten Malang Jawa Timur, pada Selasa (14/10).

Tower Crane Mobile hasil rancangan peserta didik tersebut dirancang dengan sistem kontrol yang fleksibel dan efisiensi, sehingga dapat digunakan untuk simulasi pekerjaan konstruksi dan pelatihan untuk teknik berat.

Dalam meresmikan Tower Crane dari hasil karya peserta didik SMK NU Miftahul Huda, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan,”
Tower crane mobile ini adalah bukti bahwa anak-anak SMK di Jawa Timur memiliki potensi besar dalam mengembangkan teknologi terapan yang relevan dengan dunia industri, inovasi seperti ini harus terus kita dukung dan kembangkan, serta pendidikan vokasi bukan hanya mencetak lulusan siap kerja, tapi juga melahirkan problem solver dan innovator yang berkontribusi bagi pembangunan daerah.”kata Aries.

Melalui ini, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries juga berharap dapat menjadi inspirasi bagi SMK lain di Jawa Timur untuk terus mengembangkan karya teknologi unggulan, memperkuat daya saing, dan memperluas jejaring dengan dunia industri.

Dan Inovasi ini merupakan wujud nyata kreativitas peserta didik dalam bidang teknik rekayasa dan menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) di SMK. (dwiw/red)