
Sebanyak 100 guru Sekolah Luar Biasa (SLB) baik negeri maupun swasta se-Jawa Timur mengikuti kegiatan tersebut dengan meriah.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai, secara tegas menekankan bahwa era saat ini menuntut transformasi digital total dalam setiap aspek pendidikan yang termasuk pendidikan inklusif.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai memberikan sambutannya,”Kompetensi guru SLB tidak lagi cukup hanya dengan metode konvensional. Kita harus berani beralih dan melek teknologi. Transformasi digital bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan esensial untuk memastikan anak-anak didik kita, dengan segala kebutuhan khusus mereka, mendapatkan akses pembelajaran terbaik dan setara.” jelasnya dalam sambutan tersebut.
Peserta pelatihan yang terdiri dari guru-guru Sekolah Luar Biasa (SLB) terbaik se-Jawa Timur diharapkan dapat menjadikan motor penggerak digitalisasi di lingkungan sekolah mereka, sehingga kualitas layanan pendidikan khusus di Jawa Timur dapat terus meningkat dan relevan dengan perkembangan zaman. (dwiw)
