― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaJatimKadindik Jatim Terima Audiensi FPK, Siap Kolaborasi Perkuat Wawasan Kebangsaan Siswa Jawa...

Kadindik Jatim Terima Audiensi FPK, Siap Kolaborasi Perkuat Wawasan Kebangsaan Siswa Jawa Timur

Surabaya, Wirafokus.com – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menerima audiensi dari Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Jawa Timur, pada Rabu, 24 Juli 2025, di ruang rapat Dinas Pendidikan Jatim.

Pertemuan tersebut membahas strategi sinergi antara Dinas Pendidikan dan FPK dalam memperkuat wawasan kebangsaan di lingkungan satuan pendidikan menengah di Jawa Timur.

Audiensi ini dihadiri oleh jajaran pengurus FPK Jawa Timur, termasuk Ketua FPK Jatim, RH. Mohammad Ali Zaini, yang menyampaikan langsung urgensi peningkatan pemahaman kebangsaan di kalangan generasi muda, khususnya pelajar SMA/SMK/SLB.

“Generasi muda kita harus diperkuat dengan wawasan kebangsaan yang utuh, bukan hanya dalam teori, tapi dalam praktik keseharian di sekolah dan masyarakat. FPK siap berkolaborasi aktif dengan Dinas Pendidikan dalam membangun karakter kebangsaan yang inklusif dan membumi,” ujar RH. Mohammad Ali Zaini, Ketua FPK Jawa Timur.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai kolaborasi ini sebagai langkah konkret untuk menyiapkan peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

“Sinergi antara Dinas Pendidikan dan FPK diharapkan dapat menciptakan program-program yang inovatif dan efektif untuk membekali siswa dengan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai kebangsaan,” tegas Aries.

Program Kebangsaan Inklusif & Berkelanjutan

Dalam forum dialog tersebut, FPK mengusulkan sejumlah bentuk program kolaboratif, mulai dari:

Penguatan ekstrakurikuler bertema kebhinekaan,

Workshop lintas budaya dan agama,

Kunjungan edukatif ke situs sejarah dan lembaga negara,

Serta dialog kebangsaan lintas pelajar yang melibatkan tokoh masyarakat.

Dinas Pendidikan akan membentuk tim teknis bersama FPK untuk menyusun roadmap pelaksanaan program kebangsaan di sekolah, dimulai dari tahun ajaran 2025/2026. Fokus utama akan diberikan pada siswa kelas X sebagai pondasi pembentukan karakter sejak awal masuk sekolah menengah.

Menjawab Tantangan Zaman

Ketua FPK Jatim, RH. Mohammad Ali Zaini, juga menekankan pentingnya pendidikan kebangsaan sebagai benteng moral di tengah derasnya pengaruh globalisasi, media sosial, dan informasi yang belum tentu sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.

“Jika tidak kita siapkan sejak dini, siswa bisa rentan terhadap pengaruh paham radikalisme, intoleransi, dan sikap apatis terhadap negara. Maka tugas kita bersama – FPK dan Dinas Pendidikan – adalah menanamkan semangat kebangsaan yang hidup dan relevan,” tutup Ali Zaini. ( Kij/Fks)