
Wirafokus.com – Belum hilang oleh waktu perbuatan oknum-oknum penegak hukum yang mencoreng nama bangsa saat perhelatan musik DWP beberapa saat lalu, kini kejadian hampir serupa kembali mencoreng institusi polri.
Namun kali ini tidak seheboh pada saat DWP lalu, kali ini hanya di tengarai dilakukan oleh segelintir oknum yang haus akan pundi-pundi rupiah sehingga berani menyalahgunakan kewenangannya.
Praktik tidak elok dan jelas mencoreng institusi penegak hukum ini dilakukan oleh oknum diduga personil dari satnarkoba polres kepulauan seribu berinisial LN dan DK, yang mana keduanya adalah petugas bintara senior.
“Modus yang dilakukan oleh mereka pada libur panjang akhir pekan mei 2025 kemarin adalah dengan melakukan penangkapan acak terhadap pelintas yang keluar dari wilayah kompleks permata kampung ambon jakarta barat” terang Lukman Hasri SH, konselor senior dari LBH NKRI BANGKIT yang saat ini mendampingi keluarga korban dari yang merasa dirugikan atas perbuatan oknum tersebut.
“Padahal jelas, itu bukan wilayah mereka, sedang tidak ada giat razia bersama dan bahkan ada TR dirresnarkoba polda metro jaya yang ditujukan untuk dijadikan acuan bagi seluruh satuan dibawa polda metro jaya yang terbit awal mei lalu yang menegaskan bahwa target operasi difokuskan kepada para bandar narkoba beserta kaki tangannya, bukan pecandu maupun penyalahguna” lanjut lukman.
“Nama dan pangkat oknum-oknum tersebut sudah kita kantongi dan hari ini, akan kita buat pengaduan kepada bidpropam polda metro agar segera dilaksanakan evaluasi bagi oknum penegak hukum tersebut”imbuhnya
Lukman berharap, rekan-rekan dari media turut serta membantu mengawal apa yang sedang mereka upayakan demi memperoleh kepastian keadilan bagi para penyalahguna narkoba yang mana mereka juga sebenarnya korban atas kebiadaban para bandar-bandar narkoba. ( Kij/ Fks)
