― Advertisement ―

Patroli Skala Besar Antisipasi Gangster dan Balap Liar Digelar Polres Pelabuhan Tanjung Perak

SURABAYA,wirafokus.com– Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim berkomitmen penuh dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukumnya. Hal ini dibuktikan melalui pelaksanaan...
BerandaPeristiwaSeorang Sopir diduga Meninggal Dunia Gantung Diri di Garasi

Seorang Sopir diduga Meninggal Dunia Gantung Diri di Garasi

Seorang sopir truk ditemukan meninggal dunia yang diduga meninggal karena gantung diri
Gresik,wirafokus.com- Seorang sopir truk ditemukan meninggal dunia yang diduga meninggal karena gantung diri, pada Kamis (30/1), sekira pukul 08.00 WIB, dan korban yang diduga gantung diri tersebut atas nama Nanang Pujianto (62th), laki-laki asal Jl. Moch. Juki no. 62 RT.006/RW. 003, Kel. Mulyorejo, Kec. Sukun Malang, Jawa Timur.

Korban meninggal tersebut bekerja sebagai sopir truk di CV. Surya Mandala, Jl. Kepatihan Industri I Dsn. Ngablakrejo Ds. Gempolkurung, Kec. Menganti Kab. Gresik Jawa Timur.

Saat ditemukan oleh teman korban, korban meninggal tersebut, dalam keadaan menggantung di antara bak truk dengan tali tampar.

Saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut dan juga teman korban, antara lain, NIAM Al. Ghifari (20th), laki-laki beralamatkan Karanganyar RT.03/RW.01, Gumukmas Jember, yang bertugas sebagai mekanik, M FM (23th) laki-laki beralamatkan di Wedeng Sukorejo , Kec. Karangbinangun, Kab. Lamongan, seorang mekanik, dan Myo (43th) beralamatkan di Jl. Beringin 2 No. 21 Ds. Bangah Kec. Genangan Sidoarjo, sebagai kepala garasi.

Pada saat terjadinya di temukannya mayat tergantung, yang tak lain adalah teman kerja N Al G dan M. FM akan berganti pakaian, dan tiba-tiba kedua teman korban dikejutkan dengan adanya korban yang sudah tergantung dan dalam keadaan meninggal dunia, sehingga dua saksi tersebut memanggil MY selaku kepala garasi, untuk memberitahukan dengan adanya penemuan mayat tergantung di antar dua bak truk, yang tak lain adalah temannya sendiri.

Kemudian ketiga saksi tersebut mendekati tempat kejadian perkara (TKP), di dilihatnya, korban sudah meninggal dalam keadaan menggantung.

Saat dilokasi, salah satu teman korban mengatakan,”kami semua juga kaget, dengan adanya atau terjadinya peristiwa tersebut,” kata teman korban.

“Jadi korban tersebut, mulai hari Sabtu itu tinggal di mes Garasi CV. Surya Manggala , yang juga seorang sopir truk seperti saya, dan rencana akan berangkat ke Jakarta , dan korban tidak mengeluh apa-apa, bahkan bekerja seperti biasa pada saat sebelum kejadian itu,” tambahnya.

Pada saat itulah kawan-kawan dari garasi melaporkan hal tersebut ke pihak yang berwenang, yaitu Polsek Menganti.

Saat setelah adanya laporan dari rekan korban, anggota Polsek Menganti segera mendatangi TKP, kemudian dilakukan olah TKP, serta melakukan penggalian informasi yang lebih dalam dengan meminta keterangan kepada saksi-saksi korban yang juga termasuk kawan kerja, dilakukan identifikasi yang juga dari Polres Gresik.

Setelah dilakukan pemeriksaan di lapangan, korban segera dievakuasi ke kamar mayat rumah sakit Ibnu Shina Gresik.

Dari kejadian tersebut, pihak perusahaan juga menghubungi keluarga korban, serta keluarga korban membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan outopsi, keluarga korban membuat surat pernyataan tidak menuntut.

Bukti lain yang menyatakan bahwa korban tersebut bunuh diri, dengan adanya cctv di lokasi kejadian dan benar bahwa korban meninggal akibat bunuh diri. (dwiw)