
Program penanaman jagung ini merupakan bagian dari Asta Cita pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Acara tersebut dihadiri oleh Kapolrestabes Surabaya, Dandim 0831/Surabaya Timur, Dandim 0832/Surabaya Selatan, pejabat Polrestabes Surabaya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Surabaya, Camat Gunung Anyar, Lurah Gunung Anyar, perwakilan kelompok tani, dan sejumlah tamu undangan.
Kolonel Dharmawan menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menyukseskan program ini. “Program ini tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujar Kolonel Dharmawan.
Penanaman jagung sejuta hektar ini menjadi langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan mewujudkan kemandirian pangan Indonesia. Keterlibatan TNI mencerminkan komitmen mendalam dalam mendukung pemerintah meningkatkan produksi pertanian.
Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat diharapkan memberikan dampak positif, baik dalam sektor pangan maupun kesejahteraan petani. Program ini juga menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi adalah kunci utama dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Indonesia. (dwiw)
