
Surabaya,wirafokus.com- Usia memang semua orang tak bisa menebak, dan tak bisa menerka-nerka kapan seseorang bakal meninggal pada waktu yang bisa ditentukan oleh manusia, seperti yang terjadi pada Sabtu (7/12), sekira pukul 15.00 WIB, di warung kopi Jl. Ronggowarsito milik Sutris warga Kertosono, seorang laki-laki yang sedang ngopi di warung tersebut mendadak meninggal dunia dengan posisi kepala diatas meja, sambil duduk. Saat dibangunkan korban meninggal mendadak tersebut dipanggil-panggil tidak memperlihatkan perubahan apapun. Laki-laki tersebut atas nama Ruslan (66th), beralamatkan sesuai identitas KTP Jl. Bumiarjo 6/9 RT.002/RW.005, Kel. Sawunggaling, Kec. Wonokromo, Kotamadya Surabaya.
Saat dipanggil-panggil oleh Sutris yang juga pemilik warkop, Ruslan dalam posisi terduduk dan kepala berada di meja, dikiranya tidur. Namun lama tak merespon, akhirnya salah satu teman Sutris berinisiatif untuk memanggilkan anak dari Ruslan yang tak jauh dari warung tersebut.
Setelah itu, diketahui bahwa Ruslan tidak bergerak sama sekali saat dibangunkan oleh anaknya dan warga sekitar, dan dilaporkanlah ke kontak Comment Center pada pukul 15.13 WIB. Tak lama kemudian, sekitar pukul 15.19 WIB tim TGC bersama tim medis mendatangi lokasi yang dituju.
Saat kedatangan tim medis, segera melakukan sterilisasi lokasi dan dilakukan pemeriksaan yang juga disaksikan oleh anak korban atas nama Ardianto (42th), laki-laki yang juga beralamatkan di Jl. Bumiarjo 6/9 Surabaya.
Bersama rekan TGC, saat korban diperiksa, ternyata tim TGC menyatakan bahwa korban atas nama Ruslan telah meninggal dunia.
Setelah dinyatakan meninggal dunia, petugas juga masih melakukan pengecekan kesehatan, sambil menunggu kedatangan anggota INAFIS Polrestabes Surabaya dan pihak Kepolisian setempat, yaitu dari Polsek Wonokromo guna dilakukan identifikasi terhadap korban meninggal dunia mendadak di warung tersebut.
Setelah itu anggota INAFIS Polrestabes Surabaya melakukan identifikasi dan hasilnya bahwa korban memang sudah meninggal dunia. Setelah itu korban atas nama Ruslan yang meninggal mendadak di warkop di Jl. Ronggowarsito dievakuasi ke Kamar Mayat RSUD dr. Soetomo dengan diangkut menggunakan Ambulance milik PMI.
Menurut keterangan pemilik warkop Sutris yang sudah puluhan tahun berjualan, mengatakan,”sebelumnya memang Mbah Rus ini sering sekali makan dan ngopi di warung ini, dan tidak pernah mengeluh atau merasakan sakit yang mungkin dideritanya, namun pada saat ngopi ditempat ini, tiba-tiba Mbah Rus saat dibangunkan tak memberikan respon apapun, posisinya sambil duduk, dan kepala berada di meja, salah satu tangannya ke bawah tanpa memegang sesuatu, akhirnya warga sekitar memanggil anaknya yang tak jauh dari warung saya, dan saat dibangunkan gak bergerak sama sekali, maka beberapa warga melaporkan hal tersebut ke pihak terkait,” jelasnya.
“Pada saat itulah petugas datang dan memeriksa Mbah Rus dan dinyatakan meninggal dunia oleh petugas kesehatan yang datang memeriksa korban,”pungkasnya.
Saat terjadinya laki-laki meninggal mendadak di warkop Jl. Ronggowarsito, petugas gabungan yang datang ke lokasi kejadian, antara lain: BPBD kota Surabaya, TGC Dukuh Pakis, Posko Terpadu Dukuh Pakis, Anggota INAFIS Polrestabes Surabaya, Anggota Polsek Wonokromo dan Ambulance Dinsos Kota Surabaya.
Saat itu pula korban meninggal dunia mendadak atas nama Ruslan dibawa ke kamar mayat RSUD dr. Soetomo yang didampingi oleh anaknya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan jenazah akan diurus pemakamannya dengan anaknya yang mendampingi di kamar mayat. (dwiw)
