― Advertisement ―

Siap Wujudkan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Polres Kendal Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Candi 2026

Kendal,wirafokus.com— Polres Kendal menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka kesiapan Operasi Patuh Candi 2026 di halaman Mapolres Kendal, Senin (26/10/2026) pagi. Operasi kepolisian ini...
BerandaHukum & KriminalSantriwati Tewas Bersimbah Darah di Kebun Kosong

Santriwati Tewas Bersimbah Darah di Kebun Kosong

Warga di ds.Darupono,Kec. Kaliwungu Selatan Kab. Kendal, dihebohkan dengan ada nya penemuan mayat seorang wanita dalam kondisi setengah telanjang. Mayat tersebut ditemukan dengan kondisi tidak bernyawa dan bersimbah darah dileher.
Kendal,wirafokus.com- Warga di ds.Darupono,Kec. Kaliwungu Selatan Kab. Kendal, dihebohkan dengan ada nya penemuan mayat seorang wanita dalam kondisi setengah telanjang. Mayat tersebut ditemukan dengan kondisi tidak bernyawa dan bersimbah darah dileher.

Warga yang hendak ke kebun pada panik dan heboh.salah satu warga menginformasikan kepihak berwajib dan diadakan penyelidikan dan evakuasi jazad.

Saat Keluarga setelah ditemui awak media menyebut bahwa korban merupakan seorang santri di salah satu pondok pesantren, beridentitas SITI NUR HALISA yang naru berusia (19 th) adalah warga Brangsong Kendal.

Rohmatun menyebut bahwa anaknya merupakan seorang santriwati.
“Anak saya itu santriwati dipondok Ngampel,anak saya adalah Hafizah di ponpes yang ada di Ngampel, ibu korban terkejut kenapa semua ini bisa terjadi pada anaknya, setahu ibunya anak nya baik’ saja tingal diponpes itu.

Ibu korban menambahkan,”Anak saya itu mengabdi di ponpes sudah 2 tahun ini sejak lulus SMA, dia juga kerja jadi penjahit di sekitar pondok,” tambahnya.

Ibu korban menyebut keluarga sangat kaget saat mendengar kabar bahwa anak saya SNH menjadi korban pembunuhan. Bahkan keluarga sempat tidak percaya dengan kabar itu.

“Pada kamis 17/10/2024 Saya dapat kabar dari saudara, dan saya tidak percaya sama sekali kalau itu anak saya,”ujar ibu korban.

Lalu selang beberapa jam ada bpk Polisi datang ke rumah untuk memastikan bahwa korban yang meninggal itu anaknya,”keluarga sangat kaget dan histeris,”ujar ibu korban.

Sebelum kejadian Rohmatun mengungkapkan, jika anaknya sempat pulang ke rumah pada hari Sabtu (12/10/2024) lalu untuk mengikuti acara haul kakeknya di rumahnya.

Setelah mengikuti acara haul, korban kemudian diantar oleh ayahnya ke ponpes tempatnya mengabdi pada Minggu (13/10/2024) malam.

“Pertemuan terakhir dengan anaknya pada hari Minggu. Siti sempat pulang ke rumah hari Sabtu (12/10/2024) karena di rumah ada acara haul kakeknya. Kemudian pada Minggu (13/10/2024) malam diantar ayahnya pulang ke ponpes. “Itulah pertemuan terakhir saya dengan anak saya SHN,” ungkap Rohmatun sambil terisak-isak menangis.

“KAMI Sekluarga ingin pelaku yang membunuh anak kami agar cepat ditangkap Polisi karena telah membunuh anak saya dengan sangat keji. Kalau tertangkap, dia (pelaku) harus dihukum seberat-beratnya,” harapnya.

“Dugaan sementara kami, mayat yang ditemukan warga di Desa Darupono merupakan korban pembunuhan dan pemerkosaan. Itu dugaan sementara kami,” kata Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Rizky Ari Budianto saat dihubungi JATENGGAYENG NUWS Minggu (20/10/2024).

AKP Rizky Ari Budianto mengatakan,” dari pemeriksaan sementara, ditemukan luka gorok di leher korban, dan saat ini polisi masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Autopsi juga menambah bukti untuk mengetahui apakah wanita itu juga korban perkosaan,”jelasnya.

AKP Rizki Ari Budianto bersama jajarannya juga menengaskan akan segera menyelidiki dan mengejar pelaku agar segera tertangkap,” pungkasnya. (dwiw/red)