
Bangkalan, Wirafokus.com – Desa Keramat, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan dihebohkan dengan ditemukan seseorang yang tewas terbakar di dalam kandang ayam kosong, pada Kamis (19/09/2024).
Mayat yang diketahui seorang petani yang bernama Sulaiman (52), warga Dusun Morkolak Barat, Desa Keramat, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan
“Korban diduga meninggal sekitar 5 jam sebelum ditemukan, adapun penyebab kematian diduga karena kebakaran karena
di sekitar jasad korban ditemukan bekas abu dari benda yang terbakar,” kata Humas Polres Bangkalan Iptu Risna Wijayati
Lebih lanjut Iptu Risna mengatakan bahwa
jasad korban pertama kali ditemukan oleh Moh. Amin, sekitar pukul 12.00 Wib.
Seperti diketahui bahwa Moh Amin bekerja sebagai tukang bersih-bersih di kandang ayam milik Sindiyono,
“Saat itu saya hendak beristirahat untuk makan siang namun Sulaiman tak kunjung muncul di tempat kumpul yaitu di sisi selatan area kandang, kemudian saya memanggilnya juga tak mendapatkan jawaban,” kata Moh Amin yang juga rekan kerja korban saat menceritakan kronologi penemuan Sulaiman
“Penasaran tidak mendapat jawaban kemudian saya mendekati kandang ayam sisi selatan dan mendapati bagian sampingnya sudah terbakar, serta menemukan korban (Sulaiman) sudah tergeletak telentang di atas tempat pakan ayam,” tambahnya.
“Karena ketakutan saya langsung bergegas ke rumah korban untuk memberi tahu keluarganya dan bertemu Maryam, istri dari adik kandung korban,” ujar Amin.
Mendapat laporan dari warga tentang adanya seorang warganya yang meninggal di kandang ayam, Kepala Desa Keramat, Lukman Hakim bersama warga lainnya segera menuju lokasi kejadian dengan bantuan warga untuk memindahkan jasad
korban.

“Korban mengalami luka bakar, dan juga terdapat luka lecet di kedua kaki dan tangannya, ,” kata Lukman Hakim
“Atas kejadian ini saya sudah menghubungi pihak kepolisian serta ambulan dan juga pemadam kebakaran,” ujarnya
Tak lama setelah jasad dipindahkan, kandang ayam yang sudah terbakar tersebut roboh karena penyangganya hangus terbakar
Berdasarkan keterangan dari pemeriksaan dokter forensik RSUD Syamrabu Bangkalan, ditemukan darah pada mulut bagian bawah korban. Namun, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan di sekitar TKP untuk memastikan penyebab pasti kematian Sulaiman. (HH)
