
Sidoarjo, Wirafokus.com – Dari sekian banyak developer perumahan di wilayah Sidoarjo Jawa Timur, mempertanyakan perkara letak tanah untuk Makam belum jelas. Ketua dan Pengurus REI Sidoarjo, saat di wawancarai awak media terkait Fasilitas umum (Fasum) tanah makam dan Letaknya sejak tahun 2023 lalu, Siap Pak Kalau Masalah Makam bisa Langsung ke Pak Ketua saja pak, karena kami sudah demisioner dan tidak ada kapasitas untuk di wawancarai mohon maaf pak, ujar Harry Hermawan yang menjabat Ketua pada perkara ini bergulir, saat di Komfirmasi awak media ini lewat WhatsApp.
Sehingga keluarlah surat Resmi dari REI Jawa Timur, terkait Pemberitahuan Penghentian Sementara Terkait Biaya Kontribusi Makam REI Sidoarjo tertanggal 26 Agustus 2024. Dan surat tersebut sudah di kirimkan kepada Plt.Bupati Sidoarjo, Kadis. Perkim CKTR Pemkab. Sidoarjo dan Juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo bahkan juga di kirim ke seluruh anggota REI Jawa Timur.
Saat di wawancarai via Telepon, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim CKTR) Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Bachruni Aryawan mengatakan untuk hal ini yang menghentikan itu REI Sidoarjo sendiri, Pemkab. Sidoarjo belum pernah dilapori Progresnya, berapa uang yang masuk karena itu kebijakan di internal REI Sidoarjo, Terus untuk pembelian tanah yang di sampaikan ke Pemkab.Sidoarjo ada di desa Gamping Rowo Kecamatan Tarik dengan Luas sekitar 10 Hektar tapi belum di serahkan Pemkab, karena masih di BPN Sidoarjo Infonya.
Terkait dana yang mengelola Yayasan atau yang lainnya itu Internal REI Sidoarjo mas, kata Bacruni Via telepon pada awak media.
Bahkan pun para awak media mencoba menghubungi dan menelusuri pihak – pihak yang terkait termasuk BPK juga. Dari beberapa developer atau pengembang perumahan yang ada di Sidoarjo pun menanyakan dana kontribusi untuk makam itu masuk ke Rekening siapa? Yayasan apa Pribadi, terang Ck pada teman – teman media.
Menurut Ck, pihaknya berupaya terkait kasus dana Kontribusi Makam ini segera terselesaikan dengan baik dan jelas arahnya. Apalagi di Organisasi REI Yang sudah Lama dan Besar di Indonesia ini, paparnya.
Dari pertemuan tersebut, kata Ck, untuk mengingatkan semoga semua pihak yang berwenang mau memfasilitasi perkara tanah Makam ini. beberapa pengembang menyerukan nilai jual tanah yang ada di sana harganya tinggi diperuntukan tanah makam,” terang
Hal itu, menurutnya, nilai tinggi atau rendah bukan sebuah kondisi yang mengada ada.
“Nilai tinggi atau rendah, bukan sebuah kondisi yang mengada ada. Tetapi itu riil, harga tanah di Kecamatan Tarik,” pungkasnya.
Sampai berita ini diturunkan, Para Awak media mencoba mencari informasi Ketua REI Sidoarjo yang sekarang.(Bersambung/ Kiki Juanda)
