― Advertisement ―

Polrestabes Surabaya Hadirkan Ajang Hoofdbureau City Night Race – Kapolrestabes Surabaya Cup 2026

Surabaya,wirafokus.com— Polrestabes Surabaya menghadirkan ajang Hoofdbureau City Night Race – Kapolrestabes Surabaya Cup 2026 sebagai ruang bagi anak muda dan komunitas otomotif untuk menyalurkan...
BerandaJatimPenyampaian Dinamika Perilaku Pemilih Jawa Timur Menuju Pemilu 2024 bersama Direktur Riset...

Penyampaian Dinamika Perilaku Pemilih Jawa Timur Menuju Pemilu 2024 bersama Direktur Riset SSC dan Direktur SSC di Surabaya

Surabaya,wirafokus.com- Direktur Riset SSC Edy Marzuki bersama Direktur SSC Mochtar W Oetomo menyampaikan Hasil sementara survey SSC dalam tema Puputan Valentine , Dinamika Perilaku Pemilih Jawa Timur menuju Pemilu 2024, yang berlangsung di Hotel Narita, ruang Mangkunegaran, Jl. Bharatajaya Surabaya, sekira pukul 13.30 WIB sampai dengan selesai acara.

Dalam acara penyampaian dan fakta release survey SSC ini, menyebutkan bahwa pemaparan hasil survey mengenai Dinamika Pemilih untuk warga Jawa Timur ini, Direktur Riset SSC, Edy Marzuki menyampaikan,”nama Ganjar Pranowo sementara memang bertengger pada posisi teratas, dan disimulasikan bakal calon presiden (Bacapres), yang terdiri dari 3, antara lain Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anis Baswedan. Sedangkan dari kalangan Nahdliyin Jatim, nama Ganjar Pranowo pada posisi 42%, untuk Prabowo Subianto memperoleh 37,1%, disusul Anis Baswedan 13,1%,” ungkap Edy selaku Direktur Riset SSC, (9/8) di Narita Hotel Surabaya.

Edy juga menambahkan,” untuk potensi suara pada kelompok yang lain, mungkin kelompok demografi, itupun masih terbuka,”tambahnya.

Basis Muhammadiyah khususnya di Jawa Timur menurut Mochtar W Oetomo direktur SSC juga mengemukakan hal yang serupa, yaitu dari 3 (tiga) bacapres Ganjar Pranowo yang paling tertinggi pilihan dengan meraih 40,8%.

Meskipun hasil tertinggi sementara untuk Ganjar Pranowo, Mochtar mengatakan,”masih ada potensi suara yang bisa diperebutkan dengan nilai sebanyak 6,9% dari responden yang tidak tahu dan tidak menjawab,”terangnya.

Dari hasil survey yang sudah dilakukan oleh SSC yang dilaksanakan dari tanggal 25 Juli – 3 Agustus 2023 di 38 Kabupaten dan Kota di wilayah Jawa Timur.

Sedangkan penentuan responden dilakukan dengan bantuan metode yaitu suatu metode pengambilan sampel untuk pemilihan responden secara acak dari suatu rumah tangga, atau bantuan melalui Kartu Keluarga (KK), sebanyak 1.200 responden yang dipilih dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error sekitar ±2,83% dan tingkat kepercayaan sebesar 95%.

Penyampaian hasil penelitian dalam pemaparan hasil survey SSC ini juga dilakukan tanya jawab bersama awak media yang diundang, sampai acara selesai.

(dwiw)