
Bangkalan, Wirafokus.com – Persoalan jual beli lelang jabatan yang terjadi Kabupaten Bangkalan kembali menjadi sorotan beberapa LSM dikarenakan hingga hari ini Sekda Kabupaten Bangkalan masih berkeliaran di lingkungan Pemkab.
Lembaga Pakis (Pusat Analisa Kajian dan Informasi Strategis) bersama Madura Asli (Madas) dan Aliansi Madura Indonesia (AMI) kembali menggelar aksi demontrasi di kantor Pemprov Jatim, Kamis, (12/01/23)
Setelah sebelumnya para demontrasi menggelar aksi yang sama di Kantor Pemkab Bangkalan.
Adapun tuntutan para demontransi diantaranya:
1. Wajib memecat Sekda Bangkalan dari
jabatannya
2. Segera mengangkat pengganti Sekda
Bangkalan dalam waktu 5×24 jam
3. Memberi dukungan secara terbuka
kepada KPK untuk memproses
seluruh tersangka yang terlibat kasus
korupsi di Bangkalan
Ketua Lembaga Pakis Abdu Rohman Tohir mengatakan bahwa persoalan jual beli lelang jabatan tersebut bermuara di Sekda, maka dari itu pihaknya meminta kepada ibu Gubernur Jatim untuk mencopot jabatan Sekda Kabupaten Bangkalan
“Kami hadir disini ingin menyampaikan aspirasi masyarakat untuk menuntut Sekda Kabupaten Bangkalan agar segera di copot,” ujarnya
Sementara itu, Perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Frans mengatakan akan menyampaikan aspirasi masyarakat Bangkalan secepatnya kepada Ibu Gubernur
“Kami akan menyerahkan surat ke Ibu Gubernur hari ini ,” ucapnya (red/fks)
