― Advertisement ―

Luar Biasa! Perwakilan Bangkalan Borong 1 Emas, 2 Perak, 3 Perunggu di Kejurprov II Woodball Jatim

BANGKALAN,wirafokus.com- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kabupaten Bangkalan. Perwakilan Bangkalan berhasil membawa pulang 1 medali emas, 2 medali perak, dan 3 medali perunggu dalam ajang...
BerandaPeristiwaDinas Pemadam Kebakaran Surakarta Mengevakuasi Pelepasan Cincin seorang Jurnalis Asal Surabaya

Dinas Pemadam Kebakaran Surakarta Mengevakuasi Pelepasan Cincin seorang Jurnalis Asal Surabaya

Para petugas Dinas Pemadam Kebakaran kota Surakarta telah berhasil mengevakuasi cincin di jari korban Dwi sang jurnalis asal Surabaya yang sudah membengkak dan mengalami luka yang serius, dan keberhasilan melepaskan cincin dengan cara memotong berakhir lancar, aman dan terkendali.

Surakarta,wirafokus.com- Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surakarta, melakukan kegiatan evakuasi pelepasan cincin seorang jurnalis asal kota Surabaya Dwi Waskito beralamatkan sesuai identitas diri Jl. Banyu Urip Wetan 4/15 Surabaya Jawa Timur, yang kebetulan ditugaskan di wilayah kota Surakarta.

Berawal dari cincin yang dipakai Dwi sekitar 1 (satu) bulan yang lalu, yang dibawanya dari Surabaya, tiba-tiba tak bisa dilepas, dikarenakan sudah mengalami pembengkakan dan abses dalam luka yang dideritanya.

Sehingga saat mau melepas cincin tersebut, mengalami kesulitan. Sambil membiarkan cincin tersebut melekat di jari manis tangan sebelah kiri, Dwi mencoba mencari informasi tentang bagaimana cara untuk melepas cincin tersebut.

Dan sekitar seminggu yang lalu, sebelum cincin itu terlepas, Dwi minta bantuan kepada seseorang yang berdinans di BPBD Kota Surakarta, beliau adalah Heri yang juga .ketua RW.14 Purwosari Surakarta.

Heri menyarankan untuk bisa di bawa ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surakarta yang terletak di wilayah Pedaringan kota Surakarta, dengan alasan bahwa untuk alat pelepas cincin yang sudah tidak bisa dikeluarkan dari jari, yang punya alat tersebut hanya Dinas Pemadam Kebakaran yang ada di Pedaringan Surakarta.

Dengan adanya informasi tersebut, Dwi belum sempat datang ke Dinas Pemadam Kebakaran, di karenakan tugas yang tidak bisa ditinggalkan.

Setelah 1 (satu) minggu kemudian, tiba-tiba pada malam hari Jumat (23 Desember 2022) sekira pukul 22.00 WIB, saat di rumah kontrakan, jari manis tangan sebelah kiri yang terselipkan sebuah cincin berbatu permata KW, semakin membesar dan bengkak, disertai luka yang agak parah, bahkan hampir tertanam cincin tersebut di sisi belakang jari yang terselipkan sebuah cincin yang dipakainya.

Pada Sabtu (24 Desember 2022), sekira pukul 12.05 WIB, Dwi yang juga seorang jurnalis mendatangi kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surakarta yang terletak di Pedaringan, guna melaporkan kejadian yang dialaminya.

Dan pada saat itu pula terdapat petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surakarta, yang kebetulan melakukan tugas piket jaga, dan ditemui oleh Yuda Prasetiya dari Tim TRC C dibawah Komandan Regu (Danru) Piket Pos Induk yaitu Suroto.

Dari tim yang piket tersebut antara lain,
* Suroto (Danru Piket Pos Induk)
* Franskus M (TRC C)
* Leo Aris (TRC C)
* Yuda Prasetiya (TRC C).

Setelah mendapatkan laporan tentang cincin yang tidak bisa dilepas dari jari, Tim TRC C segera melakukan pendataan identitas pelapor yang juga selaku korban, untuk diminta keterangan tentang cincin yang melekat di jari manis tangan sebelah kiri yang sudah membengkak, disertai luka berabses dan cincin sisi belakang jari manis tersebut hampir tertanam di dalam daging jari Dwi yang juga seorang jurnalis asal kota Pahlawan.

Tanpa menunggu lama, Tim TRC C Dinas Pemadam Kebakaran Surakarta dibawah pimpinan Suroto selaku Komandan Regu (Danru), segera mengevakusi cincin tersebut.

Adapun peralatan yang dipakai antara lain, Grenda Mini, dan Tang Potong.

Pelepasan cincin tersebut memakai metode dipotong dengan grenda mini, sebagai alat pemotongnya.

Tepat pukul 12.08 WIB, evakuasi dilakukan oleh Tim TRC C yang terdiri dari Franskus M, Leo Aris M, Yuda Prasetiya, yang disaksikan oleh Komandan Regu (Danru) TRC C, yang kebetulan piket.

Tim TRC C segera mengevakuasi pemotongan dalam melepaskan cincin korban, yang sudah dianggap pembengkakan itu sudah level satu, namun petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surakarta mengerjakannya extra hati-hati dalam pemotongan cincin tersebut dengan alat grenda mini dengan disertai atau dikucuri air mineral yang sudah dipersiapkan oleh petugas tersebut.

Secara tenang dan extra hati-hati, akhirnya cincin tersebut bisa dipatahkan dalam waktu sekitar ± 1 jam 17 menit dari waktu sekira pukul 12.08 WIB s.d pukul 13.25 WIB, dengan perjalanan waktu yang agak menegangkan, akhirnya cincin bisa dilepaskan dari jari pelapor atau korban, yang juga seorang jurnalis asal Surabaya.

Lalu jari bekas cincin yang terlepas, dibersihkan agar kuman serta sisa-sisa kotoran tidak menempel di luka yang sudah membengkak dan berabses itu.

Menurut keterangan dari Danru TRC C Suroto melalui anggotanya Yuda Prasetiya mengatakan,” untuk di Dinas Pemadam Kebakaran Surakarta, selain pemadaman, kita melakukan evakuasi penyelamatan, seperti penyelamatan sarang tawon, evakuasi kucing masuk ke dalam sumur, evakuasi ular, evakuasi pelepasan atau potong cincin, bahkan evakuasi orang terjebak di dalam kamar mandi pun, juga kita evakuasi,” jelasnya.

Dalam tugas tersebut, terutama potong cincin sudah dilakukan sejak dua tahun.

Masih Yuda Prasetiya,”dan khususnya para pelapor yang evakuasi pelepasan atau potong cincin, semua korban yang dilakukan oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran Surakarta ini, seratus persen berhasil kita evakuasi tanpa ada yang dirujuk ke rumah sakit,” imbuhnya.

“Ada pula korban yang dari rumah sakit untuk kasus pelepasan atau pemotongan cincin diarahkan ke kantor kami, dan kita evakuasi yang akhirnya menemui keberhasilan,” kata Yuda.

Menurut keterangan Yuda juga menyampaikan, bahwasannya untuk warga Surakarta dan sekitarnya, selain bertugas sebagai pemadam kebakaran, namun kita tugasnya sebagai penyelamatan, khususnya pada evakuasi yang sudah disebutkan diatas, serta untuk pelayanan evakuasi itu juga tidak dipungut biaya apapun, atau gratis, dan warga juga disarankan tidak perlu ragu dalam meminta bantuan, baik pemadaman ataupun evakuasi di Dinas Pemadam Kebakaran kota Surakarta.

“Apabila terjadi seperti apa yang kita sebutkan tadi, maka masyarakat kota Surakarta dan sekitarnya, bisa menghubungi nomor kontak emergency call kami di nomor : 113, 655772, 710999, dan 654666,” pungkasnya.
(dwiw)