― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaJatimTerlalu, Ada Praktik Joki Tas di KA Komuter Lamongan - Surabaya

Terlalu, Ada Praktik Joki Tas di KA Komuter Lamongan – Surabaya

Foto ilustrasi : Penumpang KA Komuter jurusan Surabaya ke wilayah selatan

Lamongan, Wirafokus.com. Sebuah keluhan layanan publik untuk pengguna KA komuter di Stasiun Lamongan terkait fenomena praktik Joki Tas. Bagaimana modusnya? Bagaimana tindakan otoritas terkait protes pengguna jasa KA Komuter ini?

Dari pendalaman media ini ternyata, meski sudah diketahui dari pihak KA komuter namun tetap tidak bisa memberi sanksi atau tindakan tegas.

Ya, fenomena Joki Tas di Lamongan ini muncul saat salah seorang penumpang mengeluhkan ulah Joki Tas dan kemudian merekamnya. Video itu kemudian viral.

Dalam video itu terlihat perekam video naik dari stasiun Lamongan berusaha mencari tempat duduk. Namun, saat menemukan bangku kosong, terdapat tas di atasnya.

Perekam video menyebut penumpang yang meletakkan tas di bangku kosong itu sebagai ‘Joki Tas’. Tidak hanya satu orang, perekam sampai 3 kali mendapati Joki Tas tersebut.

Ia mengeluhkan hampir setiap Senin beberapa penumpang yang ia sebut sebagai ‘joki tas’ ini menaruh tasnya di samping kursi yang kosong, dengan alasan bahwa kursi tersebut sudah ada yang menempati sehingga ia menaruh tas di kursi tersebut.

Sang pengunggah video berharap agar keluhannya didengar dan mendapat respons dari PT KAI sebagai operator KA Komuter. Namun apa kata PT KAI?

Dicuplik dari salah satu portal Nasional, Senior Manajer PT KAI Commuter Area VIII Surabaya Agus Priatna mengatakan hingga saat ini memang belum ada aturan tegas mengenai Joki Tas.

Karena itulah pihaknya hanya mengambil langkah menggencarkan kembali sosialisasi dan imbauan kepada seluruh penumpang sambil mengevaluasi pelaksanaannya.

“Belum ada aturan tentang sanksinya. Kami akan lakukan sosialisasi sambil terus kami lakukan evaluasi,” kata Agus.

Fenomena Joki Tas rupanya tak hanya terjadi di Stasiun Lamongan. Tetapi juga pernah terjadi di di KRL jurusan Solo Balapan-Yogyakarta. Hampir serupa, kejadian itu juga diviralkan oleh salah seorang penumpang di Lamongan.

Keluhan itu diunggah oleh akun Twitter @icarayshapada Minggu (9/10/2022). Dia menampilkan foto seorang penumpang berbaju putih dengan jinjingan makanan dan tas yang disimpan di kursi sebelah kiri.

“Emang boleh ya di kereta tekin tempat buat temennya?,” tulis akun bernama Raisha tersebut seperti dilansir dari detikTravel.

Pengunggah video juga menautkan ke akun Twitter @CommuterLine. Dia berharap kejadian itu mendapat sanksi. Tapi apa jawabannya. Sama, tidak ada sanksi atau tindakan tegas. (DANAR SP)