
Lamongan, Wirafokus.com. – Kegiatan TNI Manunggal Air yang kini mulai digalakkan oleh TNI dimaksudkan untuk membantu warga mengatasi kelangkaan air bersih di musim kemarau dengan menemukan titik-titik sumber air yang akan dibangun sumur bor.
Giat ini sudah melingkupi wilayah Kabupaten Lamongan. Salah satunya adalah di wilayah Kecamatan Kedungpring dengan kegiatan Babinsa Koramil 0812/11 Kedungpring Serda Sumarsono yang telah mendampingi tim dari prajurit Pal Kostrad dalam rangka pencarian sumber titik air untuk pembuatan sumur bor, Jumat (16/09/2022).
Dalam pendampingan ini, dengan menggunakan alat geolistrik berupa resistivity meter berfungsi untuk mendeteksi keberadaan sumber air di tanah. Kegiatan pendeteksian dimulai dengan titik survei di Desa Dradah ditemukan sumber air di kedalaman 221 meter dengan debit/volume air besar dengan kualitas bagus.
“Penyelidikan dengan alat geolistrik ini sebagai pendahuluan untuk memperoleh informasi di bawah permukaan tanah yang menyangkut struktur geologinya, informasi yang diperoleh dari penyelidikan geolistrik ini akan sangat membantu dalam menentukan langkah pelaksanaan pegeboran selanjutnya, ” ungkap Serda Sumarsono
Geolistrik merupakan salah satu metode geofisika yang bertujuan mengetahui sifat-sifat kelistrikan lapisan batuan di bawah permukaan tanah. Cara kerjanya adalah dengan menyuntikkan arus listrik ke dalam tanah untuk kemudian dibacakan alat.
Dikatakannya Danramil 0812/11 kedungpring Kapten Inf Heru di tempat terpisah, mencari sumber titik air ini, untuk membantu kesulitan masyarakat setempat khususnya ketersediaan air bersih terutama saat musim kemarau.
“Kegiatan yang sangat membantu, karena ketika musim kemarau, di wilayah ini sering terjadi kelangkaan air bersih. Maka dengan mencari sumber titik – titik air ini, melalui TNI Manunggal Air dapat membantu kesulitan yang dialami masyarakat,” pungkasnya. (DANAR SP)
