― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaHukum & KriminalEmpat Pelaku Pencabulan Diamankan Polisi

Empat Pelaku Pencabulan Diamankan Polisi

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani saat menjelaskan terkait penangkapan pelaku pencabulan gadis dibawah umur

Probolinggo, Wirafokus.com – Lagi lagi peristiwa pencabulan kembali terjadi. Korbannya SA, gadis di bawah umur berusia 16 tahun. Parahnya, sebelum aksi bejat itu dilakukan, korban dicekoki minuman keras.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani melalui Kasi Humas, Iptu Zainullah menjelaskan, kejadian memilukan ini dilakukan oleh empat pelaku yaitu MAZ (16), warga Kedopok Kota Probolinggo, MS (17), warga Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo DWP (20), warga Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo dan MF (16), warga Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo.

Awalnya korban diajak ke pemandian Sumber Ardi, Kedopok dan dicekoki miras. Setelah korban mabuk, MAZ, korban dibawa ke semak-semak kemudian disetubuhi. Tak hanya sekali, ternyata korban digilir secara bergantian oleh ketiga pelaku lainnya yang sama-sama berada di lokasi.

Usai peristiwa itu, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Probolinggo Kota, pada Kamis 12 Mei 2022. Dari laporan tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan dan pada Minggu 31 Juli 2022, keempat pelaku diamankan di rumahnya masing-masing.

“Keempat pelaku sudah kami tangkap di rumah mereka masing-masing. Selain mengamankan pelaku, dari penyelidikan ini, petugas juga melakukan penyitaan barang bukti berupa jaket jeans, celana kulot, kaos dalam, dan pakaian dalam korban,” terang Iptu Zainullah,Selasa (9/8/22)

Atas perbuatannya keempat pelaku dikenakan pasal 81 ayat 2, junto pasal 76 D UU RI Nomor 35 Tahun 2004, tentang Perlindungan Anak, dan pasal 82, ayat 1, junto 76 E, UU RI Nomor 35 Tahun 2004 tentang Perlindungan Anak. Mereka terancam hukuman 15 tahun penjara. (red/fks)