
Surabaya, Wirafokus.com – Puluhan Nasabah Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera dari berbagai daerah melakukan aksi demo menuntut kejelasan pembayaran klaim polis asuransi yang mulai tahun 2019 belum ada kejelasan sampai dengan sekarang.
Kegiatan Aksi demo tersebut berlangsung pada Selasa, (05/07/2022) pukul 09.00 WIB, tepat di depan kantor AJB Bumiputra Jalan Raya Darmo 155 – 159 Surabaya. Didampingi petugas dari Polsek Wonokromo dan Bhabinsa Kelurahan Darmo serta dari Koramil Wonokromo.
Informasi yang diperoleh aksi hari ini wujud ketidakpuasan terhadap Pimpinan Wilayah AJB Bumiputera Jatim 1 termasuk dengan Badan Perwakilan Anggota Bumiputera 1912 VII Jawa Bagian Timur yang dirasakan masih belum membantu sesuai progres yang diharapkan nasabah.
Arie koordinator lapangan dalam orasinya menyampaikan silahkan BPA dan seluruh struktur dalam AJB Bumiputera melakukan langkah penyehatan, namun mereka wajib memperhatikan hak-hak nasabah yang klaimnya belum terbayarkan.
“Saat ini kita berdiri disini menuntut hak dan kejelasan pembayaran klaim polis asuransi kita yang sejak tahun 2019 tidak pernah ada kejelasan. Kita tidak mendapatkan keadilan dan perlindungan khususnya dari OJK sebagai Pemegang Otoritas Jasa Keuangan,” Ujar Arie dalam orasinya
Dalam aksi demo hampir terjadi kericuhan yang dikarenakan pihak Jajaran Pimpinan Wilayah AJB Bumiputera Jatim 1 tidak mau menemui para pendemo. Membuat para pendemo emosi dan nekat naik ke lantai 2 untuk menjemput para pimpinan wilayah AJB Bumiputera turun menemui mereka.
“Kami minta seluruh pegawai Bumiputera keluar, supaya bisa merasakan apa yang kami rasakan. Mau saya jemput atau mau bagaimana ? Kita mau berdiskusi Monggo keluar, ” tegas Arie Korlap aksi demo dalam orasinya yang disambut teriakan dari para pendemo menyebut nama salah seorang pimpinan AJB Bumiputera.
Akhirnya mereka ditemui Eddy Soeryadi Kepala Wilayah Jatim 1 , Naniek Widya Kusuma, anggota BPA daerah pemilihan VII Jawa Bagian Timur serta tiga perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai pendamping serta jajaran pimpinan AJB Bumiputera.
Eddy Soeryadi Kepala AJB Bumiputera Wilayah Jatim 1 menyampaikan, sejak demo pertama sampai dengan sekarang kami telah berupaya dan melakukan komunikasi lewat surat ke kantor pusat terkait tuntutan bapak dan ibu.
“Terus terang kami di cabang dan wilayah hanya penjembatan saja untuk bapak dan ibu. Namun keputusan ada di kantor pusat. Kami akan tetap terus berupaya membantu agar harapan bapak dan ibu semua dapat terakomodir,” Ungkap Eddy
Naniek Widya Kusuma, anggota BPA daerah pemilihan VII Jawa Bagian Timur sampaikan sebagai perwakilan pemegang polis saya mengerti dengan apa yang bapak dan ibu rasakan. Setelah pertemuan bulan lalu kami terus upayakan untuk membantu para nasabah menyampaikan ke kantor pusat.
“Saya adalah perwakilan bapak dan ibu semua. Saya tidak mau membuat kecewa para nasabah yang sampai saat ini klaimnya belum terbayarkan. Kami punya tanggung jawab moral dan terus akan kita upayakan yang terbaik. Saya juga nasabah dan klaim saya juga belum terbayar,” ungkap Widya
Meskipun dalam suasana panas dan juga sempat diwarnai dengan perdebatan keras, namun aksi demo yang dilakukan para nasabah Bumiputera berlangsung kondusif tidak sampai terjadi anarkis dalam demo tersebut.
Kapolsek Wonokromo Kompol Riki Donaire Piliang mengatakan kami mengapresiasi penyampaian aspirasi pada hari ini telah berlangsung dengan baik dan berjalan dengan lancar. Saat inipun sudah ada perwakilan yang diterima pihak Bumiputera.
“Harapan kami tentunya kegiatan ini berlangsung dengan aman, nyaman dan terlaksana apa yang menjadi tujuan pengunjuk rasa,” tutur Riki (tgh/kij)
