― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaJatimKurangnya Keterbukaan Publik oleh Dispendik Jatim dalam Kompetisi PPDB Semi Online Untuk...

Kurangnya Keterbukaan Publik oleh Dispendik Jatim dalam Kompetisi PPDB Semi Online Untuk Jalur Anak Buruh

Ruang perpustakaan Dispendik Jatim ysng juga tempat pengaduan wali murid tentang ketidakpuasan dalam proses PPDB

Sidoarjo, Wirafokus.com – Dengan adanya pemberitaan dugaan arahan oknum Panitia PPDB menyesat team wirafokus.com bergegas mengkonfirmasi pada Dinas Pendidikan ( Dispendik ) Provinsi Jawa Timur lebih tepatnya di Jalan. Genteng kali no.33, Surabaya Kamis, (30/06/22).

Ketika memasuki kantor Dinas disambut petugas jaga recepsionis diarahkannya pada ruang perpustakaan dan menunggu antrian dengan mengisi form terkait kepentingannya PPDB.

Dengan adanya jalur Afirmasi anak buruh yang ramai jadi perbincangkan berbagai kalangan masyarakat, Pelaksana petugas PPDB Dispendik
Provinsi Jatim Wahyu mengungkapkan dan membenarkannya kegiatan PPDB tahun ini secara semi online yang akses tidak semua bisa dilihat kebanyakan orang apalagi jalur Afirmasi anak buruh.

“Jalur afirmasi anak buruh dipertimbangkan oleh team fasilitator yang dibentuk dari sekolahan masing-masing, Siapa saja diterima tentunya sekolahan setempat yang menseleksinya, Dispendik hanya menerima data sesudah penseleksian dijalur buruh,” tandasnya

Dengan adanya team fasilitator dan kurangnya keterbukaan informasi publik Irwan selaku masyarakat dan pengamat kebijakan menyayangkan dalam kompetisi program PPDB di dunia pendidikan Provinsi Jawa Timur belum adanya keterbukaan dan pertimbangan dalam jalur afirmasi anak buruh.

“Kalau informasi publik di sertakan dan pertimbangan disebutkan didalam dan juga sosialisasinya bisa di akses web maupun sekolah dituju pastinya dan jangan salahkan masyarakat bila PPDB saat ini masyarakat meragukan dengan dugaan banyaknya kecurangan”, tegasnya.

Lanjut Irwan seharusnya Dispendik Provinsi Jawa Timur berbenah diri supaya dalam keterbukaan informasi supaya bisa diterima kalangan masyarakat utamanya wali seleksi program PPDB.

“Harus dikaji dan revisi ulang untuk mempertimbangkan seleksi anak buruh yang dirasa layak menjadi siswa SMAN 1 WARU, Apalagi itu benar anak buruh seharusnya bisa di terima dan siswa itupun berprestasi dari salah cabang olahraga” Ungkapnya.(Nic)