― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaPembangunanDugaan Adanya Penyimpangan dalam Pembangunan Jembatan Penghubung

Dugaan Adanya Penyimpangan dalam Pembangunan Jembatan Penghubung

Pembangunan pondasi jembatan penghubung antar wilayah desa Balonggabus Kecamatan Candi yang diduga sudah tidak sesuai

Sidoarjo, Wirafokus.com – Pembangunan Jembatan untuk penghubung antar wilayah desa Balonggabus Kecamatan Candi banyak suara sumbang dari berbagai kalangan masyarakat, Minggu, (02/07/22)

Dengan adanya pembangunan yang bersumber dari Bantuan Keuangan Kabupaten (BKK) Sidoarjo beberapa kalangan mengkritik pedas banyaknya dugaan penyimpangan dalam pembangunan yang sudah keluar dari standart teknik sipil.

Bahkan saat dikunjungi team wirafokus.com beberapa pekerja terlihat dari luar daerah dan seharusnya pihak pemerintahan berwenang bisa memberdayakan masyarakat sekitar untuk menstabilkan perekonomian dimasa transisi covid dan Pemenang tanderpun dari luar kecamatan Candi.

Dan tambahnya salah satu orang teknik kredibel di Kabupaten Sidoarjo (yang tidak mau sebutkan namanya untuk menjaga privasi), secara teknis dalam lantai kerja pondasi dugaan sudah tidak sesuai, hanya dengan tumpukan batu seperti halnya membangun candi.

“Kaidah struktur jembatan harusnya di perhatikan,saat ini di ragukan secara teknis seharusnya struktur jembatan menggunakan besi ulir bukan besi polos karena meminimalisir kerentanan pada jembatan yang rawan pergeseran tanah dan sudah benarkah tata letak stros yang dipasang,” ungkapnya

Terusnya, struktur diduga tidak memenuhi syarat Perencaan diragukan dalam perhitungan struktur jembatan.

Dengan adanya pekerjaan bersumber BKK jembatan penghubung antar wilayah Ketua team pelaksana kegiatan (TPK) Unggar membenarkan pihak desa melelangkan terbuka yang awal dengan dana 1 milyar rupiah dimenangkannya CV.Artha Gibran Perkasa dengan penawaran Rp.998.550.000,-.

“Sampai saat ini pekerjaan pembangunan berjalan dengan baik bahkan nantinya Laporan penanggung Jawabpun dari pemenang tander” tuturnya. (Nic)