― Advertisement ―

Pangdam I/BB Hadiri Pengungkapan 1.160 Paket Ketamine di Kapal Tanker Global 168

MEDAN,wirafokus.com— Aparat gabungan mengungkap dugaan penyelundupan narkotika jenis ketamine yang diangkut kapal tanker Global 168. Sebanyak 1.160 paket yang masing-masing disebut berbobot sekitar satu...
BerandaHukum & KriminalTerkait Perosotan Jebol di Kenpark, Kapolres dan Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak...

Terkait Perosotan Jebol di Kenpark, Kapolres dan Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Enggan Memberikan Keterangan saat Dikonfirmasi

Papan perosotan atau seluncur Wahana Air Kenpark yang ambrol dan memakan korban beberapa waktu yang lalu

Surabaya,wirafokus.com- Kejadian jebolnya perosotan di Kenpark yang terjadi beberapa waktu yang lalu, sampai sekarang belum ada titik terang terkait dengan siapa yang bertanggung jawab dan siapa yang jadi tersangkanya.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Anton Elfrino Trisanto, S.H., S.I.K., M.Si., beberapa waktu yang lalu saat di konfirmasi melalui WhatsApp, sampai sekarang belum memberikan jawaban dan terkesan tertutup dengan kasus tersebut, bahkan nomor kontak WhatsApp sampai sekarang belum dibuka dengan adanya konfirmasi tersebut.

Bahkan saat Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Arief pun juga dikonfirmasi melalui WhatsApp, enggan untuk memberikan jawaban, dan berkali kali tetap tidak membalas ataupun memberikan keterangannya, padahal kontak WhatsApp sudah dibaca, tetapi karena apa dengan konfirmasi awak media selalu tak di hiraukan.

Apakah menyimpan sesuatu yang tidak perlu diketahui pada siapapun, dan sepertinya Kasatreskrim terkesan tidak mau bersinergi dengan awak media, yang biasa mangkal mencari informasi berita dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Bahkan kejadian perosotan Kenpark yang jebol itu harusnya sudah mempunyai titik terang siapa tersangka yang muncul saat sudah di tentukan oleh penyidik.

Dan berkali-kali Kasatreskrim tetap tidak mau membalas Whatsapp dari awak media yang menghubunginya.

Menurut keterangan Kasihumas Ipda Suroto saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, beberapa waktu yang lalu, mengatakan,” masih ditanyakan dulu,” ungkapnya.

Dikhawatirkan apabila tidak ada kepastian siapa tersangkanya, itu yang akan jadi masalah besar pihak Kepolisian yang menangani kasus tersebut, yaitu pihak Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Apakah dengan pemeriksaan terhadap saksi-saksi itu tidak menutup kemungkinan akan jadi tersangka, mohon pihak terkait yang menangani kasus tersebut bisa memberikan yang terbaik dalam penanganannya, agar pihak yang ingin mengetahui bisa tahu siapa tersangkanya, karena banyak korban yang masuk rumah sakit dalam peristiwa tersebut. (dwiw)