― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaJatimDiduga Proyek Siluman Masuk Desa Glagah Harum

Diduga Proyek Siluman Masuk Desa Glagah Harum

Pembangunan gedung balai desa yang diduga mengabaikan K3

Sidoarjo, Wirafokus.com- Kegiatan pembangunan Desa Glagah Harum Kecamatan Porong terus berlanjut dan dilaksanakan dengan berbagai sumber dana kucuran yang masuk pada rekening desa, Selasa, (7/6/22)

Dengan adanya temuan dari team wirafokus.com pembangunan gedung sisi timur balai desa yang diduga sudah mengabaikan K3 dan alat bantu kerja bahkan Papan kegiatan belum terpampang dilokasi pembangunan ataupun desa.

Ketika ditemui team wirafokus.com Basuni Kesrah desa Glagah Harum yang mengungkapkan dan dibenarkan adanya pembangunan gedung baru dan pekerja dari luar desa.

“Pembangunan gedung 2 lantai,sayapun tidak tahu anggarannya bahkan masyarakat desa Glagah Harum tidak ada dilibatkan dalam pekerjaan pembangunan dan pekerjanya dari luar desa” tambahnya

Anggota LSM Grasi Sulaikan (Mendung) menegaskan pada semua desa kegiatan desa harusnya transparasi pada semua masyarakat yang diatur UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik merupakan jaminan hukum bagi setiap orang untuk memperoleh informasi sebagai salah satu hak asasi manusia.

Dengan menggelengkan kepala Mendung prihatin dan ironis adanya Kesrah desa sampai tidak tahu anggaran yang diserap oleh desanya.

Lanjut Mendung dengan merujuk aturan desa tertinggal dan transmigrasi perekonomian masyarakat harus di perhatikan ataupun di tingkatkan oleh pemerintahan desa apalagi disitu adanya peluang pekerjaan masyarakat desa untuk memulihkan ekonomi dimasa transisi covid-19 seperti sekarang ini, kecuali sumber daya masyarakat desa tidak mampu melaksanakannya dengan adanya teknik keahlian tertentu bisa manfaatkan sumberdaya luar desa.

Sampai berita ini diterbitkan belum ada konfirmasi lebih lanjut dari Pemerintah desa maupun pengembang. (Nic/Kij)