
Surabaya,wirafokus.com- Liburan Lebaran Idul Fitri 1443 H, sudah melewati H+4, dan masih banyak warga luar kota yang masih ingin menikmati liburan Lebaran tersebut, serta masih banyak tempat hiburan yang dikunjungi oleh para pengunjung yang masih ingin menikmati liburan tersebut.
Seperti yang terjadi dan tidak disangka, tempat hiburan di Kenpark Kenjeran, khususnya Kolam Renang Waterpark, menelan korban luka-luka ringan dan luka berat, akibat terjatuh dari ketinggian sekitar ± 10 meter, saat berada di papan peluncur.
Kejadian atau musibah yang dialami oleh pengunjung Kolam Renang Waterpark Kenjeran pada Sabtu (7 Mei 2022), sekira pukul 13.30 WIB, tiba-tiba saja sambungan perosotan air ambrol jatuh ke bawah.
Dan saat ambrol ke bawah, di atas papan perosotan terdapat pengunjung yang ingin melakukan kegiatannya meluncur serta manufer dari atas ke bawah. Kemungkinan karena pengunjung yang sudah naik keatas serta siap untuk meluncur ke bawah terlalu banyak, sehingga kemampuan dari daya tahan papan peluncur tersebut tidak mampu untuk menahan beratnya pengunjung dengan melebihi kapasitas yang di tentukan, sehingga papan peluncur tersebut pecah dan jatuh ke bawah bersama beberapa pengunjung yang ada di atas.
Dengan kejadian ini dari pihak manajemen Wahana Kolam Renang Water Park belum bisa memberikan keterangan kepada awak media, dan belum bisa dihubungi.
Saat awak media wirafokus.com mencari keterangan dari keluarga korban yang dirujuk ke RS Dr. Soetomo, telah menemukan keluaga korban yaitu orang tua Nabila, korban salah satu dari kejadian tersebut.
D. Sugeng Widodo warga Kalilom Surabaya, saat diwawancarai awak media, mengatakan,”Dengan kejadian ambrolnya papan perosotan setinggi sekitar ±10 meter, awalnya saya tidak tahu dimana keberadaan anak saya Nabila, karena saya mendengar suara yang keras”braaakkk”, saya akhirnya lari dan mencari keberadaan anak saya, namun saya belum tahu sama sekali dimana anak saya, namun tiba-tiba saya dipanggil tetangga saya, sambil mengantarkan anak saya, dan memberitahukan bahwa anak saya adalah salah satu korban jatuhnya papan perosotan di kolam Renang Waterpark, di kawasan Kenpark,” ujarnya.
Adapun korban yang terluka serta yang terjatuh dari atas oleh petugas, termasuk dari PMI, BPBD, Linmas, Satpol PP, serta satu pihak Kepolisian, membawanya ke RS Suwandi dan RS Dr. Soetomo Surabaya.
D. Sugeng Widodo menuturkan,”anak saya mengalami luka di kepala, dada, yang masih terasa sakit di sekujur tubuhnya dan mengalami memar,” ungkap D. Sugeng Widodo.
Sampai berita ini ditayangkan, pihak manajemen pun belum memberikan alasan apapun, terkait kejadian paska ambrolnya papan peluncur yang memakan korban,” (dwiw)
