― Advertisement ―

Peringati Hari Santri Nasional 2026, PCNU Bangli Gelar Jalan Santai Diikuti 300 Peserta

BANGLI,wirafokus.com– Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bangli menggelar kegiatan jalan santai dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026 dengan tema “Menguatkan Akar...
BerandaNasionalSehat dan tidak Lelah menjadi Syarat Mutlak saat Berkendara, serta Hindari Kecelakaan,...

Sehat dan tidak Lelah menjadi Syarat Mutlak saat Berkendara, serta Hindari Kecelakaan, Himbauan Kakorlantas

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi menyampaikan, pemudik untuk menyiapkan stamina sebelum melakukan perjalanan jauh.

Jakarta,wirafokus.com- Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi menyampaikan, pemudik untuk menyiapkan stamina sebelum melakukan perjalanan jauh. Hal itu disampaikan Firman jelang arus balik Lebaran 2022.

“Siapkan stamina. Pastikan kesehatan prima, pastikan kendaraan tidak bermasalah. Karena sehat dan tidak lelah adalah mutlak syarat utama dalam berlalu lintas,” ucap Irjen Firman Shantyabudi, Selasa (3 Mei 2022).

Firman mengatakan, kondisi yang prima utamanya untuk pengemudi akan membuat konsentrasi fokus. Dengan begitu, potensi kecelakaan akan terminimalisir.

“Kemudian, bagi pengendara yang lelah atau mengantuk, jangan lupa istirahat karena yang terpenting adalah keselamatan,” ucapnya.

Selain itu, Firman menyarankan pengendara untuk memeriksakan kondisi kendaraan agar laik jalan. Hal ini guna meminimalisir kemacetan maupun kecelakaan akibat kelalaian pengemudi.

“Pastikan kembali kondisi kendaraan yang anda gunakan, seperti cek mesin, tekanan ban, dan kelengkapan lainnya. Sehingga kondisi kendaraan layak jalan,” ungkap Firman.

Sebelumnya, Kakorlantas Irjen Firman mengajak pemudik untuk kembali ke Jabodetabek lebih awal. Firman berharap pemudik tidak bergantung pada tanggal 6, 7, dan 8 Mei 2022. Dia memprediksi, puncak arus mudik bakal terjadi di waktu tersebut.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang nanti akan pulang mudik, untuk mempertimbangkan kembali. Jika pulang di tanggal 6, 7,dan 8 Mei itu puncak arus baliknya tinggi,” tutup Firman. (dwiw/Tim)