― Advertisement ―

Polrestabes Surabaya Hadirkan Ajang Hoofdbureau City Night Race – Kapolrestabes Surabaya Cup 2026

Surabaya,wirafokus.com— Polrestabes Surabaya menghadirkan ajang Hoofdbureau City Night Race – Kapolrestabes Surabaya Cup 2026 sebagai ruang bagi anak muda dan komunitas otomotif untuk menyalurkan...
BerandaHukum & KriminalSatreskrim beserta Polsek Jajaran Polrestabes Surabaya Ungkap Kasus Curanmor dan Begal Periode Januari...

Satreskrim beserta Polsek Jajaran Polrestabes Surabaya Ungkap Kasus Curanmor dan Begal Periode Januari s.d Februari 2022

Korban pencurian kendaraan R2 Dan R4 saat menerima kendaraannya yang hilang dan sudah diketemukan, diserahkan langsung oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusef Gunawan kepada yang bersangkutan

Surabaya,wirafokus.com,- Satreskrim Polrestabes Surabaya beserta jajaran, pada Jumat (4 Maret 2022), melaksanakan giat Press Release dalam ungkap kasus Curanmor dan Begal periode bulan Januari s.d Februari 2022, yang bertujuan mempertahankan suasana kondusif dan lebih aman di kota Surabaya ini.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusef Gunawan, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, Wakasatreskrim, Kasi Humas Kompol Fakih, beserta Kanitreskrim Polsek jajaran.

Sebanyak 47 (empat puluh tujuh) tersangka curanmor ataupun begal berhasil digulung dan diamankan di Polrestabes Surabaya dan diamankan ke masing-masing Polsek jajaran wastage Polrestabes Surabaya. Hasil ungkap kasus ini adalah hasil tangkapan selama periode Januari hingga Februari tahun 2022.

Kejahatan jalanan menjadi salah satu permasalahan. Sebanyak 24 TKP begal dan 24 TKP pencurian dengan kekerasan bisa diungkap Polrestabes Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, pihaknya mengakui masih ada beberapa kasus yang belum terungkap. Pengungkapan yang sudah dilakukan baik Satreskrim Polrestabes Surabaya dan polsek jajaran ini menjadi salah satu bukti polisi terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami akan terus tingkatkan kinerja dan mengungkap kasus kriminal yang terjadi di Surabaya,” katanya.

Ia mengungkapkan, aksi kriminalitas yang dilakukan dijalanan baik begal secara berkelompok maupun aksi pencurian dengan melukai korban berhasil diungkap. Pihaknya meminta masyarakat ikut membantu kepolisian melaporkan apabila ada tindak kriminal di wilayahnya.

“Kami butuh peran serta masyarakat dalam mencegah terjadinya tindak kriminal. Kami akan terus tingkatkan kinerja untuk Surabaya lebih aman,” ungkapnya.

Dari hasil pengungkapan ini diketahui aksi kriminalitas sering terjadi pada pukul 03.00-06.00. Tidak hanya itu, tercatat kejahatan juga terjadi pada pukul 09.00-12.00. Ini merupakan jam-jam rawan pencurian di wilayah Surabaya. Sejumlah motor dan barang elektronik berhasil diamankan dalam pengungkapan kali ini.

“Silahkan apabila ada korban yang merasa memiliki motor di sini. Silahkan diambil dengan menunjukkan bukti kepemilikan yang sah,” pungkasnya .

Sedangkan Barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka antara lain, untuk kasus Curanmor terdiri dari 21 unit sepeda motor, 1 unit mobil, uang tunai Rp. 1.072.000.,- (satu juga tujuh puluh dua rupiah), 2 unit hand phone, 9 buah kunci T,  9 buah kunci kontak 5 video rekaman CCTV, 15 lembar STNK, 4 buah buku BPKB, 3 bilah clurit, 1 buah gelang, 1 unit gerenda, 3 buah mata kunci T, dan 1 buah gembok.

Untuk kasus Begal barang bukti yang diamankan petugas dari tangan tersangka antara lain, 11 unit sepeda motor, uang sejumlah Rp. 700.000.,- (tujuh ratus ribu rupiah), 14 unit hand phone, 1 buah kunci T, 6 video rekaman CCTV, 1 bilah clurit, dan 1 untai kalung.

Modus yang dilakukan para pelaku Curanmor bersama rekan pelaku lainnya, mengendarai sepeda motor berboncengan, lalu mencari Saharan diwilayah Surabaya, setelah mendapatkan sasaran, pelaku memanfaatkan situasi dengan mengambil motor milik korbannya, yang lengah dari pengamanan dan pengawasan. Sedangkan Pelaku Begal dilakukan oleh para pelaku yang bejumlah lebih banyak, dengan melakukan konvoi keliling dengan mencari sasaran, setelah mendapatakan sasaran, pelaku memory dan memberhentikan korbannya, lalu pelaku memukul korban yang dibantu oleh pelaku lainnya, sehungga kesempatan itulah pelaku merampas barang-barang breaths seperti sepeda motor dan barang berharga lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolrestabes Surabaya Kombespol Akhmad Yusep Gunawan menyerahkan barang bukti curanmor satu unit roda empat dan satu motor kepada pemiliknya, kemudian dari masing-masing perwakilan korban yang kedaraan sudah diketemukan dan pelaku ditangkap anggota kepolisian Polrestabes Surabaya, mengungkapkan kegembiraannya, serta mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolrestabes Surabaya dan juga kepada anggota Satuan Reserse Kriminal berterima kasih atas hasil dari petugas yang berhasil menangkap pelaku, dan sepeda motor bisa dikembalikan kepada korban. (dwiw)